inkonsistensi sistem ekonomi

30 Jul

Gairah mengentaskan kemiskinan di negeri ini telah lama berkobar, berbagai program akselerasi peningkatan kemampuan masyarakat untuk berwirausaha, peningkatan daya beli masyarakat, sampai menciptakan daya beli masyarakat miskin (BLT). Usaha di atas telah memberikan sunggingan senyum sebagian masyarakat yang menikmatinya, namun masih tersisa cemberut masyarakat ketika distribusi dan alokasi dana diakali oleh oknum berpenyakit.
Ketika masyarakat miskin memperoleh secercah harapan menikmati dayabeli meskipun hanya cukup mengganjal perut, mereka terhenyak dengan kebijakan peningkatan tarif dasar listrik yang berdampak pada peningkatan biaya produksi beberapa industri. Tentu saja dampaknya meningkatkan harga komoditas konsumsi, ditambah perilaku produsen dan pedagang dzalim yang senantiasa senang melihat hiruk pikuk kesengsaraan dan jeritan masyarakat dengan cara menimbun barang, sehingga harga komoditas semakin tinggi, meninggalkan daya beli masyarakat yang baru saja terbangun.
Komitmen mensejahterakan rakyat ternyata cerai berai oleh inkonsistensi dan kebijakan yang tidak terintegrasi antar lembaga pemerintahan, demikian pula dengan lembaga bisnis milik negara.
Seandainya surat keputusan bersama antar beberapa menteri tercipta untuk sebuah kebijakan ekonomi kerakyatan, dan lembaga bisnis milik pemerintah tidak berperilaku seperti perusahaan perseorangan, tentu masyarakat Indonesia memiliki harapan yang semakin jelas menggapai percepatan peningkatan kesejahteraan yang merata.
Fenomena profit oriented pada BUMN khususnya PLN yang meningkatkan tarif dasar listrik, mencerminkan tidak searahnya kebijakan peningkatan daya beli masyarakat dan kebijakan pertumbuhan sektor usaha masyarakat yang dikeluarkan pemerintah dengan lembaga usaha milik pemerintah. Hal ini menunjukan bahwa lembaga usaha milik pemerintah belum diupayakan untuk mendukung percepatan pencapaian kebijakan tersebut.
Profesionalisme perusahaan milik negara ditafsirkan sebagai upaya pemupukan keuntungan, sehingga rakyat Indonesia dianggap sebagai konsumen layaknya interaksi dalam mekanisme pasar, padahal sesungguhnya BUMN merupakan lembaga usaha terdepan untuk mempercepat diraihnya kesejahteraan masyarakat, serta merupakan lembaga penyangga ekonomi masyarakat, ketika lembaga usaha milik perorangan tidak mampu menyediakan kebutuhan masyarakat dengan tingkat harga yang terjangkau.
Apabila BUMN ternyata berperilaku seperti tersebut di atas, maka sesungguhnya BUMN bukan sebagai alat pendukung kebijakan pemerintah, namun berada pada ruang mekanisme pasar. Jika hal ini terjadi, maka masyarakat tidak dapat berharap memperoleh pelayanan kesejahteraan dengan hadirnya perusahaan milik negara yang berada dinegaranya.
Bukankah keberadaan BUMN untuk menciptakan efisiensi produksi di negeri ini ketika perusahaan perseorangan tidak mampu menyediakan kebutuhan masyarakat pada tingkat harga terjangkau dan terdistribusi merata kepada seluruh rakyat Indonesia?. Namun kenyataan yang banyak terlihat, ternyata swastanisasi BUMN menjadi sebuah pilihan, hal ini menunjukan inefisiensi terjadi pada BUMN, sangat disayangkan ketika liberalisme tidak diberikan keleluasaan dalan UUD, namun praktiknya kita menyukai praktik liberal, “bukankah hal ini menunjukan inkonsistensi terhadap komitmen bangsa ?”.
Penerapan sistem ekonomi yang dilandaskan UUD’45 bukan pilihan, namun kewajiban pengelola negara dan rakyat Indonesia untuk menepati janjinya. Sistem ekonomi yang berpihak terhadap rakyat telah nyata tertuang dalam pasal yang sangat jelas di UUD’45, apabila praktik usaha BUMN ternyata lebih memilih beradaptasi pada fluktuasi harga pasar internasional, serta tidak memenuhi janji memenuhi hajat hidup rakyat banyak, maka kecenderungan penghianatan terhadap UUD45 tengah terjadi, haruskah untuk segara melakukan amandemen terhadap pasal-pasal yang berkaitan dengannya…mungkin kita harus menunggu kedatangan OBAMA untuk dimintai sarannya ????????????????????????????????????????.

Advertisements

2 Responses to “inkonsistensi sistem ekonomi”

  1. math games January 29, 2011 at 4:55 pm #

    first!

  2. facebook February 17, 2011 at 3:23 pm #

    i love it

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

BWFITRI

JUJUR BERKATA JUJUR

ernizem

Just another WordPress.com site

nurjamilah97

Just another WordPress.com site

rinrinrintiani

Just another WordPress.com site

nenengnurjanah

Just another WordPress.com site

mohyosep

Just another WordPress.com site

diyansumirat

Just another WordPress.com site

ninayunalis

Just another WordPress.com site

achile90

Just another WordPress.com site

Ilham Afriansyah

lakukan yang terbaik agar dapat dirasakan kebaikannya kepada seluruh umat manusia

abdhie17

WordPress.com site

Ilis khoeriyah Alawiyah

Hidup Penuh dengan Misteri

rahmatdizez

Just another WordPress.com site

abdulrojak35

Just another WordPress.com site

paridridwan92

Just another WordPress.com site

aanguno

Just another WordPress.com site

usep66

Just another WordPress.com site

Myl1v3's Blog

Just another WordPress.com weblog

Niendin's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Bahadursing's Weblog

HIDUP HANYA SEKALI, GUNAKAN WAKTU YANG BAIK

Adekomaludin's Weblog

Just another WordPress.com weblog

MTs Bahrul Ulum

Aktif - Kreatif - Inopatif

Nahwa Blog

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Nazrul Budak Cidahu

Just another WordPress.com site

Edisae's Blog

Just another WordPress.com weblog

E-one Hermawan's Blog

Just another WordPress.com weblog

UMFalah's Blog

Ruang Kreatifitas

boyzybozz

Just another WordPress.com site

pandasepti

Just another WordPress.com site

Rani Rahman

Siliwangi University. Edutrain Consultant

Media Belajar Akuntansi

Mengabdi demi Ilmu Pengetahuan & Beribadah

Google adsense

Just another WordPress.com weblog

WordPress Plugins

Just another WordPress.com weblog

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d bloggers like this: