GOLPUT MEMASUKI RANAH IBADAH

golput1(gambar dari : gosippemilu.blogspot.com)
Keberanian MUI mengeluarkan fatwa “haram” terhadap pilihan nurani rakyat dalam melakukan hak tidak memilih calon legislatif dan calon pemimpin bangsa (golput) patut diapresiasi dengan segala kecermatan dan kehati-hatian.
Banyak kalangan menilai MUI sangat berani mengambil sikap menggiring umat Islam untuk menetapkan pemilihan umum sebagai ranah ibadah terhadap Alloh SWT.
Dengan berbagai konsekwensi yang akan ditanggung MUI, keberanian ini patut didorong agar MUI menjelaskan seberapa besar tanggungjawabnya terhadap kesalahan pilihan umat Islam Indonesia, apabila 5 tahun kedepan ternyata lahir pemimpin yang tidak mensejahterakan rakyat, serta terpilih anggota legislatif yang masih doyan korupsi.
Urun rembuk kami dalam masalah ini, dengan harapan umat Islam Indonesia tidak terjerumus pada wilayah haram, serta memilih pemimpin dan wakil rakyat dengan benar, disertai tanggungjawab penuh dari MUI untuk memberikan jalan kebenaran yang hakiki, maka kami mengusulkan :
1. Keluarkan fatwa lanjutan mengenai siapa Pemimpin dan Wakil rakyat yang layak dipilih oleh rakyat Indonesia, dengan tujuan agar rakyat Indonesia tidak salah memilih sehingga tidak melahirkan penyakit kepemimpinan nasional dimasa 5 tahun kedepan, juga agar masyarakat benar-benar terbimbing untuk memilih orang-orang yang mengusung kebenaran dan ketakwaan terhadap ALLOH SWT.
2. MUI harus bertanggungjawab merekomendasi calon pemimpin dan calon legislatif yang sesuai dengan Syari’ah Islamiah, untuk dipilih oleh rakyat Indonesia (khususnya Umat Islam).
3. MUI harus bertanggungjawab terhadap kesalahan rakyat Indonesia apabila hasil pilihan mereka menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang tidak Rahmatan fil Alamin, ketika MUI ternyata tidak bertanggungjawab memberikan petunjuk calon pemimpin dan calon anggota Dewan yang layak dipilih dan dijamin sesuai dengan Syari’ah Islamiah.
4. Apabila ternyata Rekomendasi MUI mengenai calon Pemimpin dan calon anggota Dewan dalam praktiknya merupakan orang yang tidak amanah, maka kami umat Islam akan menyerahkan kesalahan tesebut kepada MUI untuk dipertanggungjawabkan Dunia Akhirat.

Urun rembuk di atas merupakan kasih sayang kami agar lembaga mulia seperti MUI tidak dijebak oleh kepentingan yang menginginkan Islam dicemooh karena sebuah ketergelinciran.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s