The Secret Law of Attraction (By Lex dePraxis)

gzar.com

Apakah ketertarikan dapat diukur? Bagaimana caranya membuat seseorang lebih tertarik pada Anda? Apa yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan faktor kemenarikan Anda? Mengapa ketertarikan seseorang pada Anda bisa datang dan pergi begitu saja? Anda akan menemui jawaban semua pertanyaan di atas dan berbagai hal terkait lainnya dalam tulisan The Secret Law of Attraction ini.

Perlu diperhatikan dua poin berikut: (a) Artikel ini hanya menjelaskan tentang meningkatkan, melipatgandakan ketertarikan yang sudah ada, bukannya tentang apa ketertarikan itu sendiri atau bagaimana menciptakannya. Penjelasan spesifik mengenai elemen pencipta attraction hanya bisa dipelajari dalam live workshop. (b) Artikel ini berbicara tentang Law of Attraction dalam konteks dinamika sosial antar pria-wanita, bukannya Law of Attraction seperti yang biasa Anda dengar di tren omong kosong The Sampah The Secret oleh Rhonda Byrne dkk.

Sekalipun artikel The Secret Law of Attraction ini terfokus pada realita romansa, poin-poin yang saya jabarkan merupakan hasil komtemplasi yang diinspirasikan oleh sejumlah buku berbagai topik umum yang pernah saya baca, terutama Language & Gender (Penelope Eckert), The Advertised Mind (Eric Du Plessis), dan Recode – Your Change DNA (Rhenald Kasali). Saya sangat merekomendasikan ketiga buku di atas bagi Anda yang ingin belajar lebih banyak tentang manusia. Jadi tanpa berpanjang-panjang lagi, saya mendefinisikan formula Law of Attraction sebagai berikut: tingkat ketertarikan merupakan jumlah total dari dari seluruh perasaan, asosiasi, dan memori yang terhubung dengan Anda. Dalam bahasa Inggris terdengar lebih manis: attraction level is the sum of all feelings, associations, and memories related to you. Jadi jawaban yang pertama untuk pertanyaan di awal artikel ini adalah: ya, ketertarikan dapat diukur melalui tiga buah variabel, yaitu Perasaan (feelings, atau simbol F), Asosiasi (associations, atau simbol A), dan Memori (memories, atau simbol M). Semakin tinggi nilai FAM yang Anda berikan, semakin meningkat faktor kemenarikan Anda dan membuatnya semakin tertarik pada Anda. Sekalipun formula Law of Attraction itu sepertinya sederhana saja, namun bukan berarti disadari banyak orang. Ada tiga jenis troubleshooting yang terjadi seputar kiat-kiat dan advis yang sering beredar tentang cara menarik lawan jenis ke dalam kehidupan Anda.

 

Yang pertama adalah ketidaktahuan akan adanya sinergi antar dua faktor: yakni perlunya elemen pencipta ketertarikan (yang tidak akan dibahas dalam artikel ini) dan elemen peningkat ketertarikan (yakni FAM di atas). Jika Anda belum menjadi seorang pribadi yang menawan di mata lawan jenis, maka dia tetap tidak akan jadi tertarik pada Anda tidak peduli seberapa tinggi FAM yang Anda berikan. Demikian juga sebaliknya, hubungan Anda dengan sang lawan jenis tidak akan mengalami pertumbuhan apa-apa jika Anda hanya mengandalkan ketertarikan awal tanpa didukung oleh nilai variabel FAM.

Kelanjutan artikel ini dapat anda baca atau copy pada : the-secret-law-of-attraction4

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s