KECERDASAN TERBENGKALAI

http://www.bppsdmk.depkes.go.id

Sejumlah sarjana dari berbagai disiplin ilmu setiap tahun terlahir, hal menunjukan sejumlah orang-orang pintar siap berkiprah untuk membangun, mengembangkan, dan meningkatkan kualitas kehidupan berbangsa. Sejumlah Magister dan Doktor setiap tahun terlahir, artinya tersedia orang-orang terpilih yang dapat diandalkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan bernegara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

 

Dari proses pembelajaran mereka, terdapat hasil penelitian berupa skripsi, tesis, dan disertasi, hampir secara keseluruhan proses penelitian menggunakan  data-data dalam negeri (baik data primer maupun skunder). Hasil penelitian ini menggambarkan hasil pemikiran putra bangsa yang bertanggungjawab untuk menemukan teori, solusi, dan model-model pengembangan baru yang dapat diimplementasi untuk pembangunan bangsa.

Berbagai jurnal hasil penelitian yang bersumber dari produk mereka telah dipublikasi, serta perpustakaan yang mengarsipkan hasil penelitian mereka terjaga dan dengan mudah diakses oleh masyarakat yang memerlukan.

Namun kenyataan yang muncul, jarang terdengar disertasi salah seorang Doktor, atau tesis yang dihasilkan Magister, diadaptasi untuk memecahkan persoalan bangsa oleh Pengambil Keputusan Negeri ini, Maka sesungguhnya untuk apa mereka diharuskan meneliti yang dibimbing oleh Dosen-dosen yang bermutu seandainya hasil penelitian mereka tidak dapat diadaptasi untuk digunakan bagi pembangunan bangsa, ataukah terdapat penilaian yang rendah terhadap hasil penelitian mereka, sehingga tidak implementatif bagi pemecahan masalah kemasyarakatan.

Perlu kiranya dibangun kesadaran bahwa Perguruan Tinggi merupakan institusi yang mampu menciptakan orang-orang yang berguna, sekaligus merupakan institusi yang dapat diandalkan untuk mengembangkan kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara. Para Sarjana, Magister, dan Doktor merupakan sosok manusia yang diproses untuk mampu mengembangkan diri menjadi manusia berkualitas, serta dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, dan dibuktikan dengan hasil penelitian yang secara akademis telah melalui proses kelayakan untuk diaplikasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Apabila hasil penelitian yang diciptakan para Doktor, Magister, serta Sarjana dari suatu perguruan tinggi ternyata tidak implementatif dan ternyata tidak memiliki kegunaan riil bagi kehidupan masyarakat, maka patut dipertanyakan bahwa apa kegunaan Perguruan Tinggi tersebut bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebuah Perguruan Tinggi dibangun, tentu dengan harapan lulusannya dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan bangsa, serta Perguruan Tinggi tersebut dijadikan laboratorium negara untuk meneliti dan menghasilkan produk keilmuan yang dapat diaplikasikan untuk memecahkan persoalan bangsa dan membangun kesejahteraan masyarakat, serta memproduksi model-model pengembangan yang implementatif untuk pembangunan bangsa di masa depan. Karena posisi Perguruan Tinggi baik swasta maupun negeri menjadi pusat pengembangan dan pembangunan, maka tentu pihak pemerintah baik pusat maupun daerah semestinya menempatkan perguruan tinggi sebagai mitra kerja dalam menyelesaikan berbagai persoalan sesuai dengan disiplin ilmu yang dikembangkan oleh perguruan tinggi tersebut, artinya pusat-pusat penelitian yang dibangun pemerintah hendaknya diserahkan kepada perguruan tinggi dimana para peneliti tersedia lengkap dari berbagai disiplin ilmu.

Terdapat beberapa masalah apabila perguruan tinggi tidak dijadikan pusat-pusat penelitian bagi pembangunan bangsa :

1.    Perguruan Tinggi hanya diperuntukan untuk sarana belajar  dan mengajar formal, sehingga manfaat ilmu hanya untuk ilmu itu sendiri, tanpa dapat dimanfaatkan untuk kehidupan sosial masyarakat.

2.    Jika Pusat-pusat penelitian dibangun independen, maka hasil penelitian cenderung subjektif, dan hasil penelitian cenderung digunakan parsial, atau tidak dapat digunakan dalam skala pembangunan bagsa secara keseluruhan.

3.    Lulusan perguruan tinggi pada akhirnya menjadi sosok yang tidak mandiri, dan proyeksi lulusan tidak untuk mengembangkan diri, tetapi lebih berorientasi pada pasar tenaga kerja untuk menjadi karyawan suatu perusahaan atau pegawai negeri/swasta.

4.   Orientasi masyarakat yang menginginkan pendalaman ilmu dan kemahiran teknologi akan memilih perguruan tinggi luar negeri untuk memperolehnya.

 Menurut pendapat saya, maka perlu dibangun kesepahaman antara perguruan tinggi dengan pemerintah dan masyarakat secara keseluruhan, bahwa :

1.    Perguruan tinggi memiliki tanggungjawab sebagai lembaga pendidikan, untuk mencerdaskan rakyat dan menjadi pusat-pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang implementatif untuk menyelesaikan persoalan bangsa saat ini dan masa depan.

2.    Lembaga-lembaga profesi dan Institusi lain di luar perguruan tinggi, senantiasa bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga-lembaga profesi , serta institusi tersebut. Perguruan tinggi dimanfaatkan pula oleh mereka untuk memaksimalkan publikasi produk/jasa yang dihasilkan institusi/lembaga bersangkutan yang disertai dengan metode adaptasi dan metode implementasi ketika produk/jasa bersangkutan akan dipergunakan oleh masyarakat. Sehingga lembaga/institusi tersebut tidak lagi perlu membangun pusat penelitian sendiri. Kegiatan ini perlu dilakukan agar posisi perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan pembangunan semakin terwujud.

3.   Calon lulusan suatu perguruan tinggi diarahkan untuk melakukan penelitian yang implementatif dengan masalah pembangunan bangsa saat ini dan masa depan, serta hasil penelitian lulusan perguruan tinggi dijadikan sebagai rujukan bagi pemerintah dan institusi lainnya dalam menangani suatu persoalan maupun dalam mengembangkan/meningkatkan kinerja pemerintahan/institusi tersebut.

4.   Memberikan tanggungjawab terhadap perguruan tinggi menjadi pusat penelitian dan pengembangan kualitas kehidupan berbangsa, akan mendorong perguruan tinggi melakukan pengembangan ilmu dan pengembangan teknologi yang berdaya guna serta tepat guna bagi kehidupan berbangsa Indonesia.

5.    Terlalu mempercayai hasil penelitian asing dan model-model pengembangan, serta teknologi asing, akan menggiring opini masyarakat menurunkan kepercayaannya pada perguruan tinggi dalam negeri, sehingga lulusan luar negeri dianggap sebagai lulusan yang berkualitas lebih tinggi dari lulusan perguruan tinggi dalam negeri, serta akan menurunkan motivasi perguruan tinggi untuk mengembangkan teknologi dalam negeri, sebab tingkat publikasinya tidak didukung oleh kepercayaan masyarakat.

6.   Menempatkan perguruan tinggi nasional sebagai pusat penelitian dan pembangunan bangsa, akan meningkatkan kemandirian bangsa, serta akan menggiring masyarakat menikmati hasil karya anak bangsa.

Berawal dari kepercayaan terhadap anak bangsa mampu mengelola negara dan mengembangkan keilmuan, serta teknologi secara mandiri, maka Indonesia tidak sedang mengabaikan kecerdasan bangsanya sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s