MEMBANGUN WISATA RELIGI GUNUNG GALUNGGUNG

26 Dec

galunggung.jpg 

Kegiatan wisata sering ditujukan untuk relaksasi dari segala kegiatan yang menyita waktu mencari materi, melalui wisata pula energi perjuangan mencari nafkah dipulihkan, namun adakalanya relaksasi melalui wisata menuai kekeruhan dalam jiwa, bukan energi positif yang dilahirkan dari kegiatan wisata, namun energi yang membangkitkan kerakusan untuk mengeruk materi sebanyak-banyaknya tanpa peduli kerugian publik terjadi. Hal ini terjadi ketika sarana wisata dipenuhi dengan kegiatan yang tidak menyehatkan ruhani, mencerahkan jiwa, tetapi sarana wisata dipenuhi dengan fasilitas kesenangan duniawi, yang pada akhirnya kegiatan wisata yang semula ditujukan untuk relaksasi mencapai ketenangan jiwa, alih-alih melahirkan kegundahan dan kecemasan karena sarana yang dinikmati penuh dengan kemaksiatan.

Fenomena kegiatan wisata di atas selayaknya segera dirubah, sebab sarana yang selalu tampil dengan selimut kesenangan duniawi akan melahirkan masyarakat yang gelisah karena materi, semakin meningkat tingkat kegelisahannya, yang pada akhirnya kehidupan sosial senantiasa dirundung rasa gelisah menghadapi masa depan, maka aktifitas korupsi, kejahatan lain yang didorong oleh kegundahan materi semakin susah dicari solusi pemberantasannya.Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya, yang senantiasa sibuk membangun sarana duniawi, hampir tidak menyisakan ruang yang segar untuk penduduknya melakukan kontemplasi dengan segarnya angin pegunungan, indahnya hamparan sawah, jernihnya sungai yang tertata menenangkan. Seluruh ruang pencerahan jiwa tergusur oleh ambisi pemburuan materi, sawah-sawah telah menjadi bangunan, sehingga udara segar berubah bentuk menjadi asap dan debu, sungai-sungai yang jernih telah berbau dan berwarna kehitaman, hilanglah tempat bermain anak-anak, main layanganpun berebut dengan kabel listrik dan telepon serta pemancar-pemancar telekomunikasi.Waktu yang beranjak mengejar ambisi mengikuti budaya asing, hendaknya diwaspadai, maka Ruang yang masih tersisa yang belum terjamah polusi harus dipelihara untuk memberi keleluasaan bagi penduduk Tasikmalaya kembali bersahabat dengan alam, sehingga mudah melakukan perenungan dan pencerahan ruhaninya.Anugrah Alloh Yang Maha Agung untuk Kota dan Kabupaten Tasikmalaya adalah tegaknya Gunung Galungung, dengan fenomena alam yang luar biasa indahnya, disertai dengan air panas alami dan kawah gunung yang dapat dikunjungi, sangat susah ditemukan ditempat lain di dunia ini. Layaklah apabila Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Tasikmalaya bekerjasama mensyukuri keberadaan Gunung Galunggung diwujudkan menjadi area wisata religi, untuk memfasilitasi penduduk Tasikmalaya dan warga masyarakat lainnya di Indonesia maupun masyarakat Dunia untuk mengobati kegelisahan dan kegundahan jiwanya dari perebutan materi dalam kehidupan kesehariannya, sehingga keseimbangan hidup dapat dicapai, dan kecenderungan meningkatnya kerakusan dapat direndahkan.

Pembangunan sarana wisata religi di lingkungan area wisata Gunung Galunggung akan berdampak kepada peningkatan gairah muamalah bagi penduduk di sekitarnya, yang pada gilirannya penduduk disekitar Gunung Galunggung akan memberi dukungan moril dan materil bagi para pengunjung/wisatawan, berupa menyediakan sarana jasa pemandu wisata, menyediakan sarana belanja makanan halal, maupun komoditas lainnya hasil produksi masyarakat lokal Tasikmalaya yang bernuansa Islami, demikian pula dengan jasa komunikasi, informasi dan transportasi dengan jiwa islami dapat ditumbuhkan.

Beberapa program yang dapat dipergunakan untuk mewujudkan Gunung Galunggung sebagai sarana wisata religi, selain membangun Mesjid Raya Galunggung yang bernuansa Lokal Sunda, diantaranya adalah :a). Membangun Poliklinik Penyembuhan penyakit dengan terapi air panas yang disertai dengan fasilitas memadai dan tenaga ahli dibidangnya, b). Membangun wahana peningkatan kecerdasan emosional dan spriritual bagi wisatawan melalui Program ESQ, serta memfasilitasi sarana Rukyah bagi pengunjung yang mendambakannya, dengan melibatkan Lembaga-lembaga pelatihan ESQ, Para Ulama (MUI), dan Departemen Agama, c). Membangun wahana rekreasi mandi air panas yang terpisah antara laki-laki dengan perempuan d). Penataan jenis dan lokasi perdagangan cindera mata, perdagangan komoditas makanan/minuman halal, perdagangan komoditas pakaian muslim, serta asesoris lainnya, e). Pembangunan kota/desa buah/sayuran, yang menyediakan buah-buahan/sayur-sayuran segar dan dapat dikonsumsi langsung ditempat penanamannya. Program ini harus diawali dengan pemetaan wilayah layak untuk pengembangan perkebunan rakyat, yang diperuntukan bagi perkebunan buah-buahan dan atau sayur-sayuran lokal, dan dilakukan oleh Pemerintah serta Perguruan Tinggi/Lembaga Penelitian terkait, f). Membangun wahana outbond yang mengedepankan pendidikan cinta lingkungan bagi kalangan anak-anak dan keluarga, sehingga menjadi sarana pendewasaan keluarga untuk memanfaatkan alam terbuka sebagai tempat bertafakur dan berdzikir, g). Menata lembaga ekonomi desa, dengan konsep syari’ah, melalui kerjasama usaha antara koperasi warga dengan Bank Muamalah Indonesia atau Bank Syari’ah lainnya, untuk mendukung aktifitas perekonomian desa, terutama aktifitas perdagangan di lokasi objek wisata dan sektor pertanian (kota/desa buah, sayuran dan bunga), serta aktifitas jasa lainnya (jasa perhubungan, jasa pengamanan objek wisata/SAR, jasa komunikasi, maupun jasa pemandu wisata). Konsep kelembagaan Keuangan Syari’ah yang diterapkan dalam lingkungan objek wisata Gunung Galunggung adalah Lembaga Keuangan Syari’ah yang samasekali tidak mempergunakan konsep bunga konvensional, maupun menyandarkan perhitungan profit loss sharing pada tingkat bunga pasar, serta modal usaha lembaga keuangan tidak bersumber dari lembaga keuangan yang berbasis bunga konvensional, sehingga lembaga keuangan syari’ah yang berjalan menjadi pilot project bagi pengembangan lembaga keuangan Islam di daerah lainnya.Perwujudan Wisata Religi Gunung Galunggung sangat bermanfaat bagi perwujudan Visi dan Misi Kabupaten Tasikmalaya sebagai Kabupaten Religius Islami, serta perwujudan Visi dan Misi Kota Tasikmalaya, dalam mengembangkan perdagangan yang berbasis produk lokal dan dijamin halal. Penataan objek wisata Religi yang bersungguh-sungguh dan ditangani oleh ahli yang tepat, mewujudkan Tasikmalaya menjadi daerah kunjungan wisata terbesar di Indonesia dapat di capai, sebab jumlah penduduk Indonesia, terutama penduduk Pulau Jawa mayoritas Muslim, artinya Gunung Galunggung dapat dijadikan sebagai wahana silaturahmi Muslim Pulau Jawa maupun Muslim Indonesia.Semoga tulisan ini bermanfaat untuk meredakan kekhawatiran memudarnya Tasikmalaya sebagai Kota Santri, Amiiin Ya Robbal Alamin.

Advertisements

One Response to “MEMBANGUN WISATA RELIGI GUNUNG GALUNGGUNG”

  1. agumi January 9, 2008 at 3:55 pm #

    sebagai pelaku ekonomi saya setuju atas pendapat anda, tapi kita juga mesti melihat dari sisi lainnya, yaitu apabila gunung galunggung sudah di jadikan sebagai tempat wisata maka tidak dapat kita pungkiri apabila nanti 30-50 tahun yang akan datang kita akan kehilangan hutan di kawasan gunung galunggung. karena dengan dibuatnya kawasan gunung galunggung sebagai kawasan wisata maka pasti akan terjadi pencenmaran, pergeseran tempat habitat baik flora maupun fauna. disana ju pasti akan terjadi pengalihan fungsi lahan, yang seharusnya ditanami pepohonan menjadi ditanami tiang-tiang beton yang akan mengakibatkan kerusakan lahan, bahkan dapat menjadikan bencana banjir/longsor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

BWFITRI

JUJUR BERKATA JUJUR

ernizem

Just another WordPress.com site

nurjamilah97

Just another WordPress.com site

rinrinrintiani

Just another WordPress.com site

nenengnurjanah

Just another WordPress.com site

mohyosep

Just another WordPress.com site

diyansumirat

Just another WordPress.com site

ninayunalis

Just another WordPress.com site

achile90

Just another WordPress.com site

Ilham Afriansyah

lakukan yang terbaik agar dapat dirasakan kebaikannya kepada seluruh umat manusia

abdhie17

WordPress.com site

Ilis khoeriyah Alawiyah

Hidup Penuh dengan Misteri

rahmatdizez

Just another WordPress.com site

abdulrojak35

Just another WordPress.com site

paridridwan92

Just another WordPress.com site

aanguno

Just another WordPress.com site

usep66

Just another WordPress.com site

Myl1v3's Blog

Just another WordPress.com weblog

Niendin's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Bahadursing's Weblog

HIDUP HANYA SEKALI, GUNAKAN WAKTU YANG BAIK

Adekomaludin's Weblog

Just another WordPress.com weblog

MTs Bahrul Ulum

Aktif - Kreatif - Inopatif

Nahwa Blog

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Nazrul Budak Cidahu

Just another WordPress.com site

Edisae's Blog

Just another WordPress.com weblog

E-one Hermawan's Blog

Just another WordPress.com weblog

UMFalah's Blog

Ruang Kreatifitas

boyzybozz

Just another WordPress.com site

pandasepti

Just another WordPress.com site

Rani Rahman

Siliwangi University. Edutrain Consultant

Media Belajar Akuntansi

Mengabdi demi Ilmu Pengetahuan & Beribadah

Google adsense

Just another WordPress.com weblog

WordPress Plugins

Just another WordPress.com weblog

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d bloggers like this: