<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>BWFITRI</title>
	<atom:link href="http://bwfitri.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bwfitri.wordpress.com</link>
	<description>JUJUR BERKATA JUJUR</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Jan 2010 05:15:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='bwfitri.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/282d2db59e38f1d68e91b223a2303625?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>BWFITRI</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bwfitri.wordpress.com/osd.xml" title="BWFITRI" />
		<item>
		<title>PERDAGANGAN BEBAS INDONESIA-CHINA SINYAL KRISIS EKONOMI INDONESIA</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2010/01/07/perdagangan-bebas-indonesia-china-sinyal-krisis-ekonomi-indonesia/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2010/01/07/perdagangan-bebas-indonesia-china-sinyal-krisis-ekonomi-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 05:15:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/?p=764</guid>
		<description><![CDATA[


jr-kaldon.blogdrive.com
Indonesia tengah berusaha meningkatkan kinerja produksi dalam negeri, khususnya meningkatkan kemandirian usaha melalui berbagai kebijakan ekonomi (kredit usaha kecil, PNPM mandiri, kredit Usaha Tani, dan berbagai subsidi pemerintah untuk menumbuhkan ketahanan ekonomi dalam negeri). Upaya tersebut di atas ditujukan untuk melahirkan efisiensi ekonomi dalam negeri, sehingga pengusaha lokal mampu meningkatkan skala ekonomi yang pada akhirnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=764&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><a href="http://bwfitri.files.wordpress.com/2010/01/images1.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-766" title="images1" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2010/01/images1.jpeg?w=133&#038;h=150" alt="" width="133" height="150" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">jr-kaldon.blogdrive.com</p>
<p style="text-align:justify;">Indonesia tengah berusaha meningkatkan kinerja produksi dalam negeri, khususnya meningkatkan kemandirian usaha melalui berbagai kebijakan ekonomi (kredit usaha kecil, PNPM mandiri, kredit Usaha Tani, dan berbagai subsidi pemerintah untuk menumbuhkan ketahanan ekonomi dalam negeri). Upaya tersebut di atas ditujukan untuk melahirkan efisiensi ekonomi dalam negeri, sehingga pengusaha lokal mampu meningkatkan skala ekonomi yang pada akhirnya mampu menyediakan hasil produksi yang dapat diterima masyarakat pada tingkat harga terjangkau (murah).</p>
<p style="text-align:justify;">Upaya di atas didukung pula oleh aksi anti korupsi yang diarahkan untuk mengurangi ekonomi biaya tinggi. Ketika berbagai pungutan liar, serta penyalahgunaan kewenangan anggaran, dan berbagai penggelembungan anggaran telah terkurangi, bahkan dihilangkan, maka efisiensi produksi nasional relatif akan tercapai.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbagai usaha di atas tengah dilakukan, efisiensi ekonomi masih merupakan tujuan, hal ini mengandung arti bahwa harga barang dan jasa yang diproduksi perusahaan dalam negeri baik kecil, menengah, maupun besar relatif masih mahal, jika proses produksi menggunakan bahan baku impor maka tentu harga komoditas tersebut semakin mahal, sebab kurs dollar terhadap rupiah masih tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi di atas mencerminkan bahwa Indonesia sesungguhnya belum siap melakukan perdagangan bebas dengan negara lain, apalagi dengan negara yang telah mencapai efisiensi ekonomi. Jika kita tetap melakukannya maka produsen dalam negeri akan kehilangan konsumen faktual dan konsumen potensialnya, sebab mereka akan beralih kepada komoditas impor yang lebih murah.</p>
<p style="text-align:justify;">Menyikapi perdagangan bebas ASEAN-China, khususnya Indonesia-China, sesungguhnya merupakan perdagangan bebas yang tidak adil. Kita mengenal sistem ekonomi China belum bisa dikatakan keluar sepenuhnya dari sistem ekonomi terpimpin (Command economic System), berarti komoditas yang dihasilkan China merupakan komoditas nasional, meskipun dihasilkan oleh produsen swasta dapatkah kita menjamin hilangnya keterlibatan Pemerintah China dalam proses produksi (hilangnya subsidi pemerintah, serta bantuan pemerintah lainnya terhadap pengusaha). Pada kondisi seperti ini sesungguhnya produsen swasta Indonesia tengah bersaing dengan negara China sebagai produsen, akan mampukah produsen Indonesia bersaing dengannya ?. Kesulitan bersaing produsen swasta Indonesia dengan produk China terletak pada tingkat efisiensi yang dicapai oleh masing-masing produsen. Tingkat efisiensi produksi produsen swasta Indonesia tentu kalah oleh tingkat efisiensi produksi China, sebab berbagai unsur pendukung tercapainya efisiensi di China sepenuhnya merupakan kebijakan Pemerintah China, sebab negaranya merupakan produsen, dan tingkat ekonomi biaya tinggi di negara China relatif sangat rendah.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumbang saran kami untuk mengurangi dampak negatif  perdagangan bebas Indonesia-China terhadap Produsen Indonesia adalah :</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;">a)</span>. Mempercepat proses pencapaian efisiensi ekonomi melalui pengembangan sarana dan prasarana pasar komoditas  lokal (Pengembangan sarana pasar tradisional, menjadi saran pasar tradisional modern). <span style="color:#800000;"> b)</span>.	Pengembangan komoditas yang berbasis bahan baku lokal. <span style="color:#800000;">c)</span>.	Meniadakan praktik ekonomi biaya tinggi yang bersumber dari berbagai pungutan liar yang berkenaan dengan perizinan serta faktor-faktor administratif lainnya, korupsi, pembengkakan anggaran (mark up), dan praktir kotor lain yang berkenaan langsung dengan meningkatnya biaya produksi. <span style="color:#800000;">d)</span>.	Menutup impor barang dan jasa yang telah diproduksi di Dalam Negeri. <span style="color:#800000;">e)</span>.	Memperluas jaringan kerjasama usaha di dalam negeri, sehingga produsen dalam negeri memperoleh kemudahan dalam penyediaan bahan baku, sumber dana, serta kemudahan melakukan promosi pada berbagai media massa. <span style="color:#800000;">f)</span>.	Meningkatkan subsidi pemerintah khususnya untuk barang yang diproduksi swasta namun berkaitan dengan hajat hidup rakyat (misalnya komoditas minyak dan gas alam beserta distribusinya, komoditas pangan terutama beras, komoditas pakaian dan derivasinya, jasa komunikasi dan transfortasi, air minum, air bersih, listrik dan komoditas publik lainnya), hal ini dilakukan agar dicapai efisiensi lebih cepat. (ingat kewajiban yang diemban negara dari             UUD-45, pasal 33).</p>
<p style="text-align:justify;">Perdagangan bebas antar negara yang memiliki tingkat efisiesi yang seimbang memang menguntungkan, khususnya bagi pemenuhan kebutuhan konsumen terhadap produk yang tidak diproduksi di dalam negeri, namun jika perdagangan bebas dilakukan antara negara yang telah memperoleh efisiensi karena sistem ekonomi dan keterlibatan negara sangat mendukung dengan negara berkembang yang belum mencapai tingkat efisiensi dalam perekonomiannya, maka yang terjadi adalah ketidak adilan. Jika perdagangan bebas memperdagangkan barang yang telah di produksi di dalam negeri negara yang tidak efisien, maka perdagangan bebas merupakan penghancuran produsen dalam negeri.<br />
Pergaulan ekonomi dunia bukan ajang pemelaratan manusia, namun alat untuk mensejahterakan manusia, jika ternyata perdagangan bebas melahirkan kesengsaraan rakyat Indonesia, sebaiknya Indonesia menunda perdangan bebas sampai dicapai tingkat efisiensi ekonomi nasional dan siap bersaing.</p>
Posted in ekonomi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/764/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/764/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/764/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/764/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/764/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/764/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/764/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/764/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/764/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/764/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=764&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2010/01/07/perdagangan-bebas-indonesia-china-sinyal-krisis-ekonomi-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2010/01/images1.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">images1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>otonomi daerah semakin handal pulau kecil terjual</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2009/08/28/otonomi-daerah-semakin-handal-pulau-kecil-terjual/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2009/08/28/otonomi-daerah-semakin-handal-pulau-kecil-terjual/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 17:13:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/?p=736</guid>
		<description><![CDATA[
Gairah otonomi daerah yang begitu menggebu seakan melahirkan kerajaan-kerajaan kecil dalam wilayah NKRI, dampaknya pemerintah daerah seolah memiliki kewenangan yang tiada batas, mereka memiliki kewenangan mengatur dan mengelola daerahnya bak seorang presiden. Berbagai aturan daerah dilahirkan meskipun sedikit berbeda dengan aturan dan perundang-undangan RI, masing-masing berlomba mengatur daerahnya sesuai dengan keinginan dan ambisi kedaerahannya. Apakah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=736&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-737" title="Fantastic HQ Wallpapers #3 (21)" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/08/fantastic-hq-wallpapers-3-21.jpg?w=508&#038;h=365" alt="Fantastic HQ Wallpapers #3 (21)" width="508" height="365" /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Gairah otonomi daerah yang begitu menggebu seakan melahirkan kerajaan-kerajaan kecil dalam wilayah NKRI, dampaknya pemerintah daerah seolah memiliki kewenangan yang tiada batas, mereka memiliki kewenangan mengatur dan mengelola daerahnya bak seorang presiden. Berbagai aturan daerah dilahirkan meskipun sedikit berbeda dengan aturan dan perundang-undangan RI, masing-masing berlomba mengatur daerahnya sesuai dengan keinginan dan ambisi kedaerahannya. Apakah kondisi ini tengah merobek Bhineka Tunggal Ika, sehingga kesatuan berubah menjadi sangat parsial, dan kepedulian antar daerah semakin diberangus, serta egoisme daerah tengah ditumbuhkan untuk memperlihatkan bahwa satu daerah lebih makmur dibanding dengan daerah lainnya.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Gejala memperkaya daerah melalui kewenangan otonomi semakin nampak, ketika beberapa pulau kecil mulai dijajakan kepada siapapun untuk mengeruk rupiah sebanyak-banyaknya. Akankah keuntungan suatu daerah dari hasil penjualan pulau tersebut akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, atau hanya dinikmati oleh segelintir orang yang berada di daerah otonom. Kiranya hal ini menjadi gambaran nyata ketidak mampuan perencanaan pembangunan daerah dan egoisme daerah otonom yang lebih mengedepankan peningkatan pendapatan daerah meskipun harus menjual asset bangsa kepada pihak lain.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;"><br />
</span></strong>
</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Seandainya kebijakan otonomi daerah dikembalikan pada konsep negara kesatuan yang dibangun dengan perencanaan pembangunan wilayah yang memadai, maka tentu gejala penjualan aset bangsa tidak pernah terjadi, sebab konsep negara kesatuan lebih mengutamakan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, maka pemerataan pembangunan senantiasa dicapai dalam kerangka tanggungjawab negara kesatuan.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Usul kami untuk pemerintah periode 2009/2014 :</span></strong></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><strong><span style="color:#003300;">Melakukan kajian ulang mengenai kebijakan otonomi daerah, paling tidak terdapat batasan kewenangan pemerintah daerah dalam mengelola asset bangsa, khususnya kebijakan perdagangan internasinal, kerjasama investasi asing khususnya penanaman modal asing yang membiarkan kepemilikan asset/sumberdaya alam kepada pihak asing.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#003300;">Membuat prioritas perencanaan pembangunan pulau-pulau kecil di seluruh Indonesia, dimana prioritas diarahkan kepada : perencanaan pembangunan pertanian untuk komoditas tertentu dipulau tertentu, perencanaan pembangunan agrowisata pulau, serta pengembangan wisata bahari yang dikelola oleh pengusaha dalam negeri. Prioritas tersebut dapat dijadikan solusi untuk memperkecil kecemasan alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan industri di pulau-pulau besar, sehingga pulau kecil menjadi daerah pemasok pangan untuk kepentingan konsumsi dalam negeri (baik hasil perikanan, tanaman pangan, peternakan, maupun perkebunan)</span></strong></li>
<li style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Memaksa perguruan tinggi untuk melakukan penelitian disetiap pulau kecil di seluruh Indonesia untuk mewujudkan rencana pembangunan pulau kecil menjadi pemasok pangan nasional.</span></strong></li>
</ol>
Posted in ekonomi, rupa-rupa  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/736/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/736/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/736/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/736/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/736/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/736/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/736/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/736/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/736/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/736/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=736&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2009/08/28/otonomi-daerah-semakin-handal-pulau-kecil-terjual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/08/fantastic-hq-wallpapers-3-21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Fantastic HQ Wallpapers #3 (21)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MICHAEL JACKSON PEJUANG ANTI RAS-DISKRIMINASI</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2009/07/16/michael-jackson-pejuang-anti-ras-diskriminasi/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2009/07/16/michael-jackson-pejuang-anti-ras-diskriminasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 05:06:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/?p=733</guid>
		<description><![CDATA[
Michael Jackson tokoh anti rasdiskriminasi, bentuk perjuangan yang dilakukannya melalui eksperimen pergantian warna kulit. Akhirnya perbedaan warna kulit hanya sebatas rekayasa, dan dia berhasil mempersatukan umat manusia dunia dengan karya. 
Banyak cerita dan gejolak yang dapat kita saksikan karena perbedaan warna kulit, lihatlah dalam pertandingan sepakbola liga eropa, sering kali orang kulit berwarna dianggap sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=733&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-732" title="Michael Jackson transformation" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/07/michael-jackson-transformation.jpg?w=600&#038;h=79" alt="Michael Jackson transformation" width="600" height="79" /></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000080;"><strong>Michael Jackson</strong> tokoh anti rasdiskriminasi, bentuk perjuangan yang dilakukannya melalui eksperimen pergantian warna kulit. Akhirnya perbedaan warna kulit hanya sebatas rekayasa, dan dia berhasil mempersatukan umat manusia dunia dengan karya. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000080;">Banyak cerita dan gejolak yang dapat kita saksikan karena perbedaan warna kulit, lihatlah dalam pertandingan sepakbola liga eropa, sering kali orang kulit berwarna dianggap sebagai manusia kelas dibawah orang berkulit putih. Banyak anggapan manusia berkulit putih lebih mulia dibanding warna lainnya, cemooh terhadap orang berkulit hitam selalu terlontar dari mulut orang-orang yang akalnya sempit. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000080;">Dunia nampak tertegun ketika sosok manusia berwarna gelap yakni seorang Michael Jackson merubah warna kulitnya menjadi putih, banyak cerca yang menimpanya, seolah dia tokoh yang enggan menerima keberadaan warna kulitnya, namun sesungguhnya dia tengah berjuang untuk menghacurkan pemikiran-pemikiran kerdil tentang strata sosial diukur dengan warna kulit. Lihatlah warna kulit hanya sebatas operasi palstik dan rekayasa kimia, siapapun bisa berubah warna, Jika kulit anda mau berwarna biru silahkan datang ke ahli bedah dan rekayasa kulit, dijamin warna kulit anda berubah. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000080;">Keberhasilan perjuangannya telah nampak, disisi kanan dan kiri perjalanan hidupnya dikelilingi orang-orang yang tak peduli warna, mereka mengutamakan kualitas hubungan sosial. Ketika MJ meninggal yang menangis tidak terhalang warna kulit, sebab airmata ternyata sama beningnya.</span></p>
Posted in Seni  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/733/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=733&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2009/07/16/michael-jackson-pejuang-anti-ras-diskriminasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/07/michael-jackson-transformation.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Michael Jackson transformation</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NASIONALITY CAPITALISM ALA INDONESIA</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2009/06/24/nasionality-capitalism-ala-indonesia/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2009/06/24/nasionality-capitalism-ala-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 04:43:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/?p=722</guid>
		<description><![CDATA[Semakin pudar tatanan ekonomi yang diamanatkan UUD 1945, sejalan dengan merebaknya praktik kapitalisme. Berbagai kalangan mengakui bahwa mekanisme pasar sebagai pondasi ekonomi liberal ala barat telah mengalami masa kepunahan, demikian pula dengan ekonomi yang dilandaskan sosialis komunism. Yang berjalan pada saat ini adalah ekonomi liberal yang dipenuhi dengan intervensi pemerintah, serta ekonomi sosialis yang membuka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=722&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:justify;">Sema<img class="alignleft size-full wp-image-724" title="1" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/06/1.jpg?w=358&#038;h=269" alt="1" width="358" height="269" />kin pudar tatanan ekonomi yang diamanatkan UUD 1945, sejalan dengan merebaknya praktik kapitalisme. Berbagai kalangan mengakui bahwa mekanisme pasar sebagai pondasi ekonomi liberal ala barat telah mengalami masa kepunahan, demikian pula dengan ekonomi yang dilandaskan sosialis komunism. Yang berjalan pada saat ini adalah ekonomi liberal yang dipenuhi dengan intervensi pemerintah, serta ekonomi sosialis yang membuka lebar praktik mekanisme pasar.</p>
<p style="text-align:justify;">Sistem ekonomi model Indonesia yang tercantum dalam UUD 1945 ternyata banyak diminati oleh berbagai negara di dunia, dimana mekanisme pasar hanya untuk mengelola sumberdaya yang tidak menyangkut hajat hidup orang banyak, artinya  pemerintah secara langsung menjadi pengelolaan sumberdaya untuk kesejahteraan masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify;">Implementasi sistem ekonomi Indonesia menyediakan ruang yang luas bagi pemerintah untuk mengelola sumber daya (yang menyangkut hajat hidup orang banyak), dengan tujuan mencapai efisiensi produksi dan efektifitas distribusi hasil produksi, sehingga masyarakat memperoleh keadilan secara merata dalam menikmati kebutuhan hidup yang mensejahterakan. Tetapi dalam kenyataannya pengelolaan sumberdaya oleh pemerintah ditafsirkan sebagai <strong>Badan Usaha Milik Negara</strong> <strong>(BUMN),</strong> sehingga orientasi memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat, berubah menjadi orientasi profit untuk memperoleh keuntungan bagi negara sebesar-besarnya.<span id="more-722"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Perbedaan nyata antara mengelola sumberdaya untuk kesejahteraan rakyat melalui departemen terkait dengan Badan Usaha Milik Negara, terletak pada orientasi yang telah disebutkan di atas yaitu <strong>orientasi benefit</strong> dengan <strong>orientasi profit.</strong> Selayaknya pemerintah tidak melakukan praktik membangun Badan Usaha Milik Negara, sebab BUMN mencerminkan fungsi pemerintah dalam perekonomian berubah menjadi pelaku ekonomi yang berada pada mekanisme pasar, padahal amanat UUD tidak mengarahkan pemerintah menjadi pelaku ekonomi, namun menjadi institusi pengelola sumberdaya yang bertujuan untuk mensejahterakan rakyat secara langsung.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan aktifnya pemberlakuan BUMN dalam mekanisme pasar, maka sesungguhnya pemerintah tengah menciptakan sistem ekonomi baru, dimana pemerintah berfungsi sebagai pengusaha dalam mekanisme pasar. Apabila hal tersebut senatiasa diberlakukan, maka rakyat Indonesia yang seharusnya dilindungi negara untuk memperoleh kesejahteraan, berubah menjadi konsumen produk-produk negara.</p>
<p style="text-align:justify;">Dampak keberadaan BUMN yang berperan dalam mekanisme pasar adalah munculnya persaingan yang tidak sehat di dalam mekanisme pasar antara BUMN sebagai pelaku ekonomi di pasar dengan perusahaan swasta, dimana kecenderungan munculnya monopoli dalam pasar akan semakin meningkat. Lahirnya monopoli yang disebabkan kehadiran BUMN di pasar menunjukan terjadinya inefisiensi dan inefektifitas pengelolaan sumberdaya serta menciptakan pengangguran sumberdaya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada saat Indonesia sedang meningkatkan perekonomian, tetapi ternyata terjadi inefisiensi penggunaan sumberdaya, serta terjadi pengangguran sumberdaya, maka susah untuk berharap bahwa Indonesia akan mencapai kesejahteraan ekonomi dalam waktu dekat.</p>
<p style="text-align:justify;">Gejala penyimpangan amanat UUD 45 semakin kentara, ketika banyak BUMN yang ternyata diswastanisasi, dijual kepada pihak pengusaha asing, maupun menjadi perusahaan terbuka dengan menjual saham perusahaan BUMN kepada publik bebas. Kondisi ini semakin menunjukan bahwa pengelolaan ekonomi Indonesia telah jauh menyimpang dari tatanan ekonomi yang di amanatkan UUD 45.</p>
<p style="text-align:justify;">Melihat kondisi tersebut di atas, maka sesungguhnya kita sedang menyuguhkan praktik <strong><em>entrepreneur nationality</em></strong>, dimana negara menjadi perusahaan untuk memperoleh keuntungan dari rakyatnya, bukan sebagai negara yang memberikan kesejahteraan kepada rakyatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya sumber dana pengelolaan negara bersumber dari rakyatnya berupa Pajak dan retribusi lainnya, yang ditarik dari rakyat yang telah menikmati kekayaan dan fasilitas negara dari aktivitas kehidupannya. Apabila rakyat diberikan beban mengkonsumsi komoditas hasil produksi BUMN yang kebijakannya ditentukan oleh mekanisme pasar nasional atau pasar global, lalu&#8230;..dimanakah tanggungjawab pemerintah dalam mensejahterakan rakyatnya, khususnya dalam menyediakan komoditas hajat hidup rakyat, dimana pengelolaannya didasarkan kepada kebutuhan rakyat Indonesia, bukan beradaptasi kepada mekanisme pasar lokal maupun pasar global.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika negara mengelola sumberdaya seluruhnya beradaptasi pada mekanisme pasar global, maka sesungguhnya negara tengah menjadi perusahaan yang merespon permintaan internasional, dan sama artinya kebutuhan rakyatnya tengah diabaikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Hendaknya perekonomian Indonesia (yang dilandasi UUD 45) memposisikan negara sebagai pengelola kebutuhan rakyat, bukan menciptakan BUMN. Kami yakin pegawai BUMN adalah Pegawai negeri (PNS), artinya mereka telah memperoleh penghasilan dari statusnya. Jika memaksa Indonesia harus memiliki BUMN yang beradaptasi dengan mekanisme pasar global, maka keuntungan BUMN semestinya didistribusikan kepada rakyat secara merata berupa subsidi daya beli, sehingga keberadaan BUMN benar-benar memberikan kesejahteraan kepada rakyat dengan cara menjual komoditas berharga murah (kompensasi profit terhadap penurunan harga).</p>
Posted in ekonomi Tagged: ekonomi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/722/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/722/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/722/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/722/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/722/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/722/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/722/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/722/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/722/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/722/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=722&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2009/06/24/nasionality-capitalism-ala-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/06/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JANGAN JADIKAN ANAK BANGSA SEBAGAI PEMBANTU DI NEGERI SENDIRI</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2009/05/27/jangan-jadikan-anak-bangsa-sebagai-pembantu-di-negeri-sendiri/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2009/05/27/jangan-jadikan-anak-bangsa-sebagai-pembantu-di-negeri-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 07:30:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/?p=716</guid>
		<description><![CDATA[Kekhawatiran dan kecemasan merasuki alam pikiran saya, ketika memperhatikan sistem pendidikan nasional, dimana sistem pendidikan yang tengah berjalan menghasilkan sumberdaya lulusan yang mengantri menjadi calon tenaga kerja, yang pada akhirnya tercipta pengangguran ketika jumlah lapangan kerja lambat mengantisipasinya.
Sistem pendidikan nasional ternyata tidak menyediakan ruang yang cukup bagi lulusan SMA untuk meningkatkan darajat keilmuannya, sebab ternyata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=716&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Kekhawatiran dan kecemasan merasuki alam pikiran saya, ketika memperhatikan sistem pendidikan nasional, dimana sistem pendidikan yang tengah berjalan menghasilkan sumberdaya lulusan yang mengantri menjadi calon tenaga kerja, yang pada akhirnya tercipta pengangguran ketika jumlah lapangan kerja lambat mengantisipasinya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Sistem pendidikan nasional ternyata tidak menyediakan ruang yang cukup bagi lulusan SMA untuk meningkatkan darajat keilmuannya, sebab ternyata biaya kuliah yang begitu tinggi sehingga tidak dapat dijangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan menengah kebawah, jikalau harus memaksakan maka pinjaman melalui perbankan dengan tingkat bunga yang relatif tinggi menjadi alternatif, sehingga mengorbankan tingkat kesejahteraan keluarga. Namun kenyataan ini masih menyisakan sejumlah lulusan SMA yang tidak dapat mengakses Perguruan tinggi disebabkan tidak terdapat kemampuan untuk melakukannya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Jumlah pengangguran lulusan SMA sebesar 3 812 522 orang (data statistik Indonesia Agustus 2008), menunjukan bahwa mereka tidak dapat akses ke perguruan tinggi serta tidak dapat terserap oleh lapangan kerja. Pada kondisi krisis ekonomi saat ini dimana sektor produksi melambat pertumbuhannya, bahkan dibeberapa budang usaha mengalami kemunduran dan penghentian produksi, maka akan tercipta jumlah pengangguran yang lebih banyak.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Adapun masyarakat yang dapat akses ke perguruan tinggi ternyata melahirkan kecemasan baru berupa ketimpangan yang besar antara perkembangan jumlah lulusan dengan perkembangan jumlah lapangan kerja, sehingga melahirkan pengangguran yang cukup besar dari para sarjana yakni Jumlah sebesar  598 318 orang (data statistik Indonesia Agustus 2008).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Sembarang saya berpikir, barangkali persoalan ini disebabkan karena pengembangan kurikulum berorientasi pasar kerja, sehingga keilmuan yang disajikan dalam kurikulum merupakan paket ilmu pengetahuan yang diadopsi dari kebutuhan perusahaan, bukan dari kebutuhan pembangunan ilmu pengetahuan dimasa yang akan datang, sehingga terlahir motivasi lulusan menjadi tenaga kerja karena pengembangan kurikulum di atas. Ditambah dengan klasifikasi kualitas perguruan tinggi dari badan akreditasi yang menekankan bahwa lulusan PT yang banyak terserap dilapangan kerja menjadi perguruan tinggi yang berkualitas.<span id="more-716"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Ketika lapangan kerja terkena imbas krisis atau lapangan kerja (perusahaan ) melakukan ekspansi baik dalam teknologi maupun sistem operasionalnya, maka akan berdampak kepada perombakan kurikulum, dan pada ahirnya lulusan yang terlambat beradaptasi dengan kurikulum baru menjadi penganggur potensial dimasa depan. Sungguh sangat ironis ketika dunia pendidikan bukan menjadi sumber pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dimanfaatkan bagi pengembangan perusahaan, tetapi sebaliknya menjadi penyedia tenaga kerja bagi perusahaan, sehingga lembaga pendidikan merupakan lembaga training tenaga kerja suatu perusahaan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Layaklah apabila kurikulum sekolah dan perguruan tinggi dibangun berdasarkan kebutuhan pengembangan pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi masa depan, sehingga kurikulum sekolah dan PT menjawab persoalan masa depan, diantaranya menjawab kemungkinan peningkatan jumlah pengangguran dimasa depan, atau mempersiapkan generasi bangsa sebagai entrepreneur bukan sebagai pegawai atau buruh. (Apakah kita tidak prihatin menyaksikan putra putri bangsa menjadi pelayan toko-toko persh asing, atau jadi buruh persh asing, bahkan menjadi pembantu rumah tangga padahal mereka lulusan SMA ?).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Urun rembuk kami dalam menciptakan generasi entrepreneur adalah :</span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#000000;">Lahirkan undang-undang yang mewajibkan seluruh sekolah maupun PT memiliki perpustakaan yang lengkap sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu pengetahuan yang berbasis masa depan.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Lahirkan undang-undang yang mewajibkan seluruh sekolah maupun PT memiliki laboratorium praktika yang memenuhi kebutuhan pengembangan ilmu dan pengetahuan praktik untuk mempersiapkan siswa/mahasiswa mengenal implementasi keilmuan untuk dikembangkan dimasyarakat.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Koreksi kembali peraturan batas nilai UN yang hanya mengapresiasi daya hapal siswa, namun lebih kepada daya kreasi siswa/mahasiswa dalam mengembangan ilmu pengetahuan (penemuan baru, kreasi baru, daya inovasi)</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Khusus untuk sekolah menengah atas yang berkontribusi besar bagi meningkatnya jumlah pengangguran di negeri ini,   setiap SMU harus memiliki koperasi sekolah yang dijadikan sebagai laboratorium inkubasi bisnis siswa, sehingga setiap siswa yang memiliki kreasi dapat memanfaatkan koperasi untuk mengenalkan hasil kreasinya dan koperasipun dijadikan wahana pasar hasil kreasi siswa. Setiap koperasi sekolah yang ada dilingkungan dinas pendidikan kabupaten/kota melakukan kerjasama pengenalan hasil kreasi siswa SMU se kabupaten/kota tersebut, sehingga seluruh siswa SMU menjadi pelaku usaha sekaligus sebagai potensi pasar mereka. Pemerintah kabupaten/Kota senantiasa memberikan ruang untuk ekspo hasil kreasi siswa disetiap pasar modern yang ada di Kota /Kab tersebut atau di pasar pasar lainnya, dan setiap sekolah melakukan kerjasama dengan institusi yang menyediakan teknologi terkait dengan hasil karya siswa.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Setiap perguruan tinggi wajib memiliki laboratorium entrepreneur berbentuk inkubasi bisnis untuk meningkatkan daya kreasi dan inovasi mahasiswa, dimana inkubasi bisnis tersebut dikerjasamakan dengan lembaga pengembangan dan lembaga penelitian, sehingga pengembangan entrepreneur mahasiswa beradaptasi dengan hasil penelitian terbaru.</span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Urun rembuk di atas ditujukan agar siswa SMU yang tidak dapat akses ke perguruan tinggi, memiliki bekal untuk melakukan aktivitas mandiri dimasyarakat (menjadi entrepreneur/pelaku usaha), demikian pula dengan mahasiswa terbiasa melakukan kerjasama dengan lembaga maupun institusi dalam melakukan aktivitas usahanya, dan mereka tidak bergantung kepada ketersediaan lapangan usaha, namun menjadi pelaku usaha.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Semoga&#8230;&#8230;..</span></p>
Posted in Pendidikan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/716/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/716/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/716/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/716/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/716/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/716/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/716/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/716/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/716/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/716/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=716&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2009/05/27/jangan-jadikan-anak-bangsa-sebagai-pembantu-di-negeri-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Benarkah kebijakan tingkat bunga dapat mengobati Inflasi ? (Sebuah catatan kritis terhadap Fisher Equation Theory)</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2009/03/16/benarkah-kebijakan-tingkat-bunga-dapat-mengobati-inflasi/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2009/03/16/benarkah-kebijakan-tingkat-bunga-dapat-mengobati-inflasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 04:26:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/?p=616</guid>
		<description><![CDATA[
Berbagai kalangan moneteris meyakini bahwa instrumen kebijakan tingkat bunga (discount Policy) dapat dipergunakan sebagai alat untuk meredam laju inflasi dalam sebuah perekonomian. Hal ini ditampakkan dalam mekanisme : ”Jika tingkat bunga ditingkatkan, maka kecenderungan masyarakat meningkatkan jumlah tabungannya di lembaga keuangan perbankan, sehingga jumlah uang beredar akan menurun. Penurunan jumlah uang beredar dianggap sebagai faktor penyebab menurunnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=616&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"><img class="aligncenter size-full wp-image-620" title="ok" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/03/ok.gif?w=340&#038;h=328" alt="ok" width="340" height="328" /></span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berbagai kalangan moneteris meyakini bahwa instrumen kebijakan tingkat bunga (discount Policy) dapat dipergunakan sebagai alat untuk meredam laju inflasi dalam sebuah perekonomian. Hal ini ditampakkan dalam mekanisme : ”Jika tingkat bunga ditingkatkan, maka kecenderungan masyarakat meningkatkan jumlah tabungannya di lembaga keuangan perbankan, sehingga jumlah uang beredar akan menurun. Penurunan jumlah uang beredar dianggap sebagai faktor penyebab menurunnya tingkat inflasi dalam perekonomian”.<br />
Mengamati mekanisme di atas, terdapat kecenderungan bahwa masyarakat memiliki refleksi yang tinggi terhadap perubahan tingkat bunga, serta diangpap bahwa masyarakat memiliki alternatif penggunaan uang yang ditujukan untuk memperoleh keuntungan (apakah ditanamkan dalam bentuk investasi, atau ditabungkan untuk memperoleh penghasilan bunga).<br />
Apabila kebijakan tingkat bunga di atas diterapkan di negara berkembang seperti Indonesia yang sebagian besar pendapatan masyarakatnya hanya cukup untuk konsumsi dasarnya saja, bahkan tidak memadai untuk keperluan perumahan, kesehatan dan pendidikan, maka tidak akan efektif atau malah menjadi faktor yang semakin menurunkan tingkat kesejahteraan masyarakat.<br />
Selayaknya negara-negara berkembang menelaah ulang kebijakan tingkat bunga diterapkan dalam perekonomiannya, sebab :<span id="more-616"></span><br />
1.kepekaan masyarakat terhadap perubahan tingkat bunga sebagai alternatif penggunaan uangnya untuk memperoleh keuntungan sangat kecil, bahkan tidak peka. Hal ini disebabkan karena masyarakat tidak memiliki cukup dana untuk akses ke lembaga keuangan perbankan maupun melakukan pembelian saham/obligasi. Kecenderungan masyarakat lebih mempergunakan bank sebagai sumber dana bagi kelangsungan hidupnya melalui pinjaman konsumtif (kredit konsumtif).<br />
2.Kondisi masyarakat seperti tersebut di atas, akan merasakan dampak negatif dari peningkatan tingkat bunga (berupa penurunan daya beli), sehingga kebijakan peningkatan tingkat bunga yang diarahkan untuk menurunkan laju inflasi, malah berdampak kepada penurunan kesejahteraan masyarakat, sebab biaya hidup meningkat dengan adanya beban bunga yang naik (jumlah pembayaran bunga bank meningkat).<br />
3.Masyarakat lainnya yang terkena imbas negatif dari kebijakan peningkatan tingkat bunga adalah produsen/pengusaha. Bunga bagi mereka merupakan biaya, sehingga peningkatan tingkat bunga berarti peningkatan biaya produksi. Kondisi ini akan berdampak kepada perubahan struktur biaya perusahaan, sehingga kebijakan peningkatan harga jual barang yang diproduksinya merupakan keniscayaan. Kondisi ini menjadi faradoks bagi tujuan kebujakan peningkatan tingkat bunga sebagai alat penurun laju inflasi. Bahkan kebijakan peningkatan tingkat bunga menjadi faktor penyebab meningkatnya harga barang di pasar (laju inflasi semakin meningkat).</p>
<p style="text-align:justify;">Ketiga kondisi perekonomian negara berkembang di atas mengisyaratkan, bahwa kebijakan tingkat bunga tidak efektif sebagai alat untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bahkan kebijakan peningkatan tingkat bunga di negara berkembang berdampak kepada peningkatan biaya hidup masyarakat yang memiliki pinjaman bank, serta semakin meningkatkan kesulitan hidup sebab harga barang meningkat akibat perusahaan mengeluarkan kebijakan peningkatan harga barang untuk menutupi biaya bunga. Kecenderungan lan dari peningkatan tingkat bunga adalah terjadinya pemanfaatan oleh masyarakat negara lain yang tingkat pendapatannya tinggi untuk memperoleh pendapatan bunga, keadaan ini semakin ironis seharusnya masyarakat dalam negeri yang memperoleh keuntungan namun ternyata keuntungan dinikmati oleh masyarakat negara lain, atau hanya oleh orang kaya dinegara berkembang tersebut. ”Jangan lupa orang kaya yang memperoleh pendapatan bunga sesungguhnya bersumber dari orang miskin yang melakukan kredit bank untuk keperluan hidup sehari-hari”.<br />
Memperhatikan hal tersebut di atas ternyata kebijakan tingkat bunga merupakan alat persemaian keuntungan bagi sebagian kecil penduduk negara berkembang (orang kaya), dan masyarakat negara lain, serta sedang menuai kesengsaraan dan penurunan kesejahteraan mayoritas penduduk negara tersebut.<br />
Kebijakan tingkat bunga pada akhirnya menjadi faktor utama lahirnya ketidak merataan distribusi pendapatan dalam perekonomian, selama disuatu negara masih terdapat kesenjangan sosial. Kebijakan tingkat bunga merupakan identitas kapitalisme borjuis, sebab tingkat bunga hanya termanfaatkan oleh orang-orang yang memilki kelebihan dana, serta tingkat bunga sebagai alat efektif untuk memeras masyarakat yang tergantung kepada kredit perbankan untuk memenuhi kelangsungan kehidupan ekonominya.<br />
Diskusi kami untuk menghindarkan diri dari jebakan kebijakan tingkat bunga yang berdampak kepada penurunan daya beli masyarakat, serta sebagai faktor penentu terjadinya ketidakmerataan distribusi pendapatan, adalah :<br />
1.Sebaiknya masyarakat mencari lembaga keuangan yang tidak mempergunakan tingkat bunga untuk melakukan aktivitas keuangannya, serta pilih lembaga keuangan syari’ah yang memproduksi jasa keuangan dengan model profit sharing, serta lembaga keuangan syari’ah yang tidak mengeluarkan jasa pembiayaan konsumtif, sebab jasa pembiayaan konsumtif pada lembaga keuangan syari’ah mecerminkan lembaga syari’ah tersebut tidak konsisten dengan model profit sharing (bukankah model profit sharing hanya berlaku untuk pemiayaan produktif).<br />
2.Perlu peningkatan kualitas pengelolaan Zakat, Infak dan Shodaqoh, yang pengelolaannya dilakukan oleh negara (tidak diserahkan kepada pengelola swasta), sebab amanat Undang-undang dan syari’ah mengharuskan fakir miskin, anak-anak telantar dipelihara dan disejahterakan oleh negara. Sehingga masyarakat miskin tidak lagi terjerumuskan oleh kesesatan bunga, namun memperoleh kontribusi peningkatan kesejahteraan oleh negaranya melalui lembaga ZIS.<br />
3.Para pengusaha sebaiknya memilih sumberdana dari lembaga keuangan syari’ah yang melakukan model pofit sharing, sehinga struktur biaya perusahaan dapat direncanakan sebelumnya, dan terhindar dari fluktuasi tingkat bunga yang susah diprediksi dan menyesatkan. Demikian pula perusahaan dapat memberika kontribusi kesejahteraan kepada masyarakat melaui kebijaka penentuan harga jual yang terjangkau oleh seluruh lapisan konsumen, sehingga pengusaha menjadi para syuhada yang memperjuangkan kebutuhan hidup masyarakat yang terjamin dari langkah-langkah sesat.<br />
4.Pemerintah berusaha untuk memutuskan kemungkinan sumberdana dan kekayaan negara mengalir ke luar negeri, sementara masyarakat dalam negeri sangat memerlukannya. Upaya tersebut dialkukan melalui operasional lembaga keuangan syari’ah yang lebih merata diberbagai kota/kabupaten da kecamatan diseluruh pelosok negeri, sebab melalui operasional lembaga keuangan syari’ah (bank syariah, pasar modal syari’ah, asuransi syari’ah, dll) perusahaan yang melakukan kerjasama diketahui jenis usahanya, serta identitas perusahaannya, sehingga terhindar pembiayaan dialirkan kepada pengusaha barang haram, maupun pengusaha yang bergerak dibidang yang akan merugikan perekonoman bangsa dan pelarian modal ke luar negeri.<br />
5.Membangun kesadaran kepada masyarakat secara dini tentang kemadharatan tingkat bunga dalam perekonomian, melalui sekolah-sekolah, dan memberika pengetahuan kewirausahaan berbasis syari’ah di sekolah-sekolah (SMP, SMU) agar mereka mahir beradaptasi dengan kondisi perekonomian yang menyehatkan kehidupan.<br />
6.Untuk kelancaran aktivitas perekonomian daerah sampai tingkat kecamatan/pedesaan, maka diperlukan pembangunan pasar kecamatan/desa serta pembangunan lembaga keuangan non bunga diwilayah tersebut, agar distribusi dan alokasi barang menjadi lancar, serta produsen/pengusaha kecil daerah tidak terjebak oleh praktik ijon dan rentenir, demikian pula masyarakat pengusaha desa/kecamatan dapat menikmati kerjasama keuangan dengan lembaga keuangan non bunga tersebut. Keberadaan pasar desa/kecamatan dan lembaga keuangan non bunga di daerah tersebut diharapkan dapat menekan laju perkembangan mart yang tidak berbasis ekonomi rakyat dan meningkatkan gairah wirausaha masyarakat sebab ketersediaan pasar hasil produksinya tersedia dekat dan terhindar dari tingginya biaya transfortasi.</p>
Posted in Seni  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/616/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=616&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2009/03/16/benarkah-kebijakan-tingkat-bunga-dapat-mengobati-inflasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/03/ok.gif" medium="image">
			<media:title type="html">ok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GOLPUT MEMASUKI RANAH IBADAH</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2009/01/30/golput-memasuki-ranah-ibadah/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2009/01/30/golput-memasuki-ranah-ibadah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 07:51:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/2009/01/30/golput-memasuki-ranah-ibadah/</guid>
		<description><![CDATA[(gambar dari : gosippemilu.blogspot.com)
Keberanian MUI mengeluarkan fatwa “haram” terhadap pilihan nurani rakyat dalam melakukan hak tidak memilih calon legislatif dan calon pemimpin bangsa (golput) patut diapresiasi dengan segala kecermatan dan kehati-hatian.
Banyak kalangan menilai MUI sangat berani mengambil sikap menggiring umat Islam untuk menetapkan pemilihan umum sebagai ranah ibadah terhadap Alloh SWT.
Dengan berbagai konsekwensi yang akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=563&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p><img class="aligncenter size-full wp-image-565" title="golput1" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/01/golput1.jpg?w=164&#038;h=219" alt="golput1" width="164" height="219" />(gambar dari : gosippemilu.blogspot.com)<br />
Keberanian MUI mengeluarkan fatwa “haram” terhadap pilihan nurani rakyat dalam melakukan hak tidak memilih calon legislatif dan calon pemimpin bangsa (golput) patut diapresiasi dengan segala kecermatan dan kehati-hatian.<br />
Banyak kalangan menilai MUI sangat berani mengambil sikap menggiring umat Islam untuk menetapkan pemilihan umum sebagai ranah ibadah terhadap Alloh SWT.<br />
Dengan berbagai konsekwensi yang akan ditanggung MUI, keberanian ini patut didorong agar MUI menjelaskan seberapa besar tanggungjawabnya terhadap kesalahan pilihan umat Islam Indonesia, apabila 5 tahun kedepan ternyata lahir pemimpin yang tidak mensejahterakan rakyat, serta terpilih anggota legislatif yang masih doyan korupsi.<br />
Urun rembuk kami dalam masalah ini, dengan harapan umat Islam Indonesia tidak terjerumus pada wilayah haram, serta memilih pemimpin dan wakil rakyat dengan benar, disertai tanggungjawab penuh dari MUI untuk memberikan jalan kebenaran yang hakiki, maka kami mengusulkan :<br />
1.	Keluarkan fatwa lanjutan mengenai siapa Pemimpin dan Wakil rakyat yang layak dipilih oleh rakyat Indonesia, dengan tujuan agar rakyat Indonesia tidak salah memilih sehingga tidak melahirkan penyakit kepemimpinan nasional dimasa 5 tahun kedepan, juga agar masyarakat benar-benar terbimbing untuk memilih orang-orang yang mengusung kebenaran dan ketakwaan terhadap ALLOH SWT.<br />
2.	MUI harus bertanggungjawab merekomendasi calon pemimpin dan calon legislatif yang sesuai dengan Syari’ah Islamiah, untuk dipilih oleh rakyat Indonesia (khususnya Umat Islam).<br />
3.	MUI harus bertanggungjawab terhadap kesalahan rakyat Indonesia apabila hasil pilihan mereka menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang tidak Rahmatan fil Alamin, ketika MUI ternyata tidak bertanggungjawab memberikan petunjuk calon pemimpin dan calon anggota Dewan yang layak dipilih dan dijamin sesuai dengan Syari’ah Islamiah.<br />
4.	Apabila ternyata Rekomendasi MUI mengenai calon Pemimpin dan calon anggota Dewan dalam praktiknya merupakan orang yang tidak amanah, maka kami umat Islam akan menyerahkan kesalahan tesebut kepada MUI untuk dipertanggungjawabkan Dunia Akhirat.</p>
<p>Urun rembuk di atas merupakan kasih sayang kami agar lembaga mulia seperti MUI tidak dijebak oleh kepentingan yang menginginkan Islam dicemooh karena sebuah ketergelinciran.</p>
Posted in agama, Pendidikan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/563/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=563&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2009/01/30/golput-memasuki-ranah-ibadah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/01/golput1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">golput1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kaum Yahudi Frustasi</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2009/01/10/kaum-yahudi-frustasi/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2009/01/10/kaum-yahudi-frustasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 07:08:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/?p=551</guid>
		<description><![CDATA[
cheekymonkey.vox.com
Dunia mencibir dan jengah melihat tingkah polah Israel yang berprilaku seperti bocah cengeng yang takut mainannya direbut orang lain dan menangis ketika orang lain memiliki mainan yang diinginkannya. Dan selalu tidak tenang ketika ancaman mengitarinya, padahal ancaman ada karena kelakuan buruk yang dilakukannya.
Sepanjang sejarah perilaku mereka selalu menyimpang dari tuntunan dan kebaikan, seperti ketika mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=551&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-552" title="palestina" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/01/palestina.jpg?w=366&#038;h=258" alt="palestina" width="366" height="258" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-family:arial,sans-serif;"><span style="color:#008000;">cheekymonkey.vox.com</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dunia mencibir dan jengah melihat tingkah polah Israel yang berprilaku seperti bocah cengeng yang takut mainannya direbut orang lain dan menangis ketika orang lain memiliki mainan yang diinginkannya. Dan selalu tidak tenang ketika ancaman mengitarinya, padahal ancaman ada karena kelakuan buruk yang dilakukannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sepanjang sejarah perilaku mereka selalu menyimpang dari tuntunan dan kebaikan, seperti ketika mereka mengingkari kenabian Musa AS dengan membuat sesembahan sapi emas. Hal ini sedang menunjukan bahwa kehendak dan impian mereka adalah meraup emas sebanyak-banyaknya, dan selalu memprovokasi pihak lain untuk ikut serta menggapai impian serakahnya. Mereka adalah segolongan kaum pengecut yang tidak berani berbuat dengan tangannya sendiri, dalam setiap perbuatannya mereka selalu mengajak pihak lain bahkan keinginannya pihak lainlah yang berbuat untuk kepentingannya, ketika mereka yang berbuat sendiri maka senantiasa berlindung kepada kelompok lain untuk melegalisasi perbuatannya.</p>
<p>Untuk mewujudkan impian dan keinginannya, mereka berupaya mencari sumber dana dengan tanpa kerja kerja, namun upaya mereka melalui metode BRAIN STORMING lewat teori-teori yang disebar luaskan pada perguruan-perguruan tinggi di seuruh dunia, dan dipublikasi melalui media massa dunia, seolah teori-teori tersebut serta kampanye HAk Azazi Manusia model mereka merupakan hal yang sangat lmiah dan sagat azazi. Upaya ini sangat efektif, sehingga cara berpikir masyarakat duniatanpa terasa tergusur oleh propaganda ilmiah mereka.<span id="more-551"></span><img class="alignleft size-full wp-image-554" title="liberal1" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/01/liberal1.jpg?w=285&#038;h=227" alt="liberal1" width="285" height="227"/></p>
<p><span style="font-family:arial,sans-serif;"><span style="color:#008000;">(gambar dari golputih.wordpress.com)</span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Teori perdagangan yang menebarkan mekanisme pasar bebas, teori bunga, teori pasar uang dan pasar modal, mereka kemas sebagai ladang untuk mencari sumber dana. Pengalihan fungsi uang menjadi alat kendali harga komoditas menjadi instrumen vital untuk mengendalikan perdagangan komoditas dan jasa di dunia. Mereka meperoleh keuntungan melalui praktek mekanisme pasar bebas, diantaranya :</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Keuntungan dari spekulasi di pasar <span> </span>valuta asing, hanya dengan mengendalikan perubaha jumlah permintaan dan penawaran Dollar dengan sangat mudah mereka memperoleh keuntungan.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Keuntungan dari spekulasi pasar modal (foreign direct investment dan indirect invesnent), dengan mengatur jumlah pembelian dan penjualan saham perusahaan, mereka dengan mudah memprediksi perubahan harga saham yang pada akhirnya keluar masuknya mereka pada pasar modal sebagai langkah mepermudah memperoleh dana perjuangan. Gejala ini sangat mudah dilihat ketika harga minyak dikendalikan oleh mekanisme pasar modal dunia</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Menjadi pengendali tingkat bunga bank diseluruh dunia merupakan keinginan puncak mereka,dan hal ini telah dicapai, dimana beberapa Negara di dunia menjadi pengikut kebijakan moneter Amerika sebagai bapak angkat yahudi. Dengan kebijakan moneter <span> </span>ini kepentingan lancarnya lalu lintas Dollar dan pemeliharaan perdagangan komoditas menjadi terjamin di negaranya, namun bagi Negara lain yang memiliki hubungan dagang dengannya merugi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Akhir tahun 2008, merupakan bencana bagi propaganda ilmu ekonomi liberal yang kapitalis, sebagai sumber dana kaum yahudi, sebab ternyata tidak seluruh Negara terimbas oleh krisis keuangan global, terutama Negara-negara yang mempertahankan hukum muamalah dalam aktivitas perekonomian negaranya. Negara yang tidak menganut system ekonomi pasar bebas dan mengharamkan pemberlakuan tingkat bunga terbukti mampu mempertahankan stabilitas ekonomi negaranya, dan tidak ada kebergantungan terhadap mekanisme pasar dunia. Hal ini sangat dibenci Yahudi sebab merupakan kegagalan propaganda ekonomi dunia, serta merupakan kegagalan imperialism ekonomi dunia. Negara-negara yang bertahan di belahan Jajirah Arab dan dinegara lainnya yang tidak begitu respon terhadap cara berpikir mereka, menjadi Negara yang dibencinya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kepentingan penguasaan ekonomi dunia sebagai jalan untuk menguasai kehidupan dunia telah mengalami jalan rumit setelah krisis ekonomi dunia saat ini, maka solusi agar masyarakat dunia secara keseluruhan menghadapi krisis dan vocus ekonomi Negara yang bertahan dari krisis terganggu Yahudi dan anteknya melakukan aksi biadab berupa penyerangan terhadap Palestina. YAhudi tahu bahwa penyerangan terhadap PAlestina di Gaza akan mempengaruhi psikologi masyarakat dunia, yang pada akhirnya perhatian terhadap krisis global tidak vocus, dan mereka leluasa untuk mempengaruhi perdagangan dunia dan kendali ekonomi dunia dapat mereka raih lagi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tidak ada motivasi lain selain penguasaan ekonomi dunia bagi kaum yahudi, sebab mereka telah menanamkan visi mengendalikan kehidupan dunia melalui perekonomian. Penyerangan terhadap Palestina merupakan langkah yang ditempuh mereka untuk mengembalikan kewibawaan ekonomi dunia, namun sesungguhnya penyerangan mereka merupakan tindakan sangat bodoh, sebab semakin Nampak bahwa mereka bukan orang-orang cerdas, sebab nurani manusia tidak akan pernah menerima penganiyayaan dan penindasan. Dengan penyerangan ini maka kebencian Dunia terhadap Israel dan Amerika akan semakin besar, serta dunia akan semakin tersadarkan bahwa teori ekonomi yang disebarkan<span> </span>Israel dan USA melalui perguruan tinggi di dunia hanya teori yang dilandaskan pada penguasaan ekonomi bukan sebagai alat mensejahterakan kehidupan penduduk bumi ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Negara-negara di Kawasan Arab dan Afrika, serta penduduk dunia lain tahu, bahwa Israel dan USA saat ini sedang prustasi menghadapi krisis ekonomi, dan penduduk dunia tahu bahwa penganiyayaan dan penindasan Israel terhadap Palestina sangat keji, dan penduduk dunia tahu bahwa sesungguhnya Israel dan Amerika tidak dapat berbuat apa-apa tanpa dibantu oleh Negara-negara lain seperti eropa dan antek lainnya. Dan sesungguhnya penduduk dunia bahwa bersahabat dengan pengecut adalah perbuatan sangat bodoh. Dan penduduk dunia tahu bahwa masa depan adalah kemandirian bukan menjadi pengikut dan hamba bangsa lain. Terutama semua bangsa tahu bahwa perekonomian dunia bukan milik salah satu Negara, dan teori ekonomi yang bersumber dari pemikiran serakah akan musnah, serta penduduk dunia tahu bahwa aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh Negara-negara yang konsisten mengimplementasikan petunjuk Al Qur’an menjamin kesejahteraan, dan mereka mulai tersadarkan bahwa bertindak rasional adalah mensejaterakan bukan pemaksaan da penindasan.</p>
Posted in ekonomi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/551/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/551/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/551/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=551&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2009/01/10/kaum-yahudi-frustasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/01/palestina.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">palestina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/01/liberal1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">liberal1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KRISIS KEUANGAN &#8220;TANGGUNG JAWAB OTORITAS MONETER ?&#8221;</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2009/01/02/krisis-keuangan-tanggung-jawab-siapa-5/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2009/01/02/krisis-keuangan-tanggung-jawab-siapa-5/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 04:32:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/2009/01/02/krisis-keuangan-tanggung-jawab-siapa-5/</guid>
		<description><![CDATA[
www.wretch.cc
Sikap pesimis berbagai kalangan menghadapi perekonomian dunia semakin tinggi, para pelaku ekonomi dihadapkan kepada prediksi terjadi krisis ekonomi dunia yang berkepanjangan, dan negara berkembang seperti Indonesia akan merasakan krisis pada Tahun 2009 ini.
Langkah nyata yang telah dilakukan beberapa negara untuk keluar dari krisis diantaranya melalui kebijakan moneter berupa penurunan tingkat bunga, bahkan Bank Sentral USA [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=546&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:left;"><img class="aligncenter size-full wp-image-541" title="evil" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/01/evil.jpg?w=256&#038;h=176" alt="evil" width="256" height="176" /><br />
www.wretch.cc<br />
Sikap pesimis berbagai kalangan menghadapi perekonomian dunia semakin tinggi, para pelaku ekonomi dihadapkan kepada prediksi terjadi krisis ekonomi dunia yang berkepanjangan, dan negara berkembang seperti Indonesia akan merasakan krisis pada Tahun 2009 ini.<br />
Langkah nyata yang telah dilakukan beberapa negara untuk keluar dari krisis diantaranya melalui kebijakan moneter berupa penurunan tingkat bunga, bahkan Bank Sentral USA dan Jepang memberlakukan tingkat bunga 0%. Fenomena ini sedang menunjukan bahwa kebijakan penerapan suku bunga 0% akan meningkatkan gairah investasi, serta meningkatkan daya beli masyarakat yang telah kadung terjebak dalam mekanisme perbankan.<br />
Berbagai analisis moneter dunia terutama kebijakan moneter Islam, telah mencermati bahwa tingkat bunga merupakan faktor penyebab terjadinya krisis ekonomi. Para ekonom Islam meyakini bahwa penerapan tingkat bunga pada lalu lintas pembayaran merupakan aktivitas yang menyimpang dari petunjuk Al’Qur’an, sehingga krisis keuangan global yang menimpa negara-negara yang memberlakukan tingkat bunga sebagai harga uang dalam lalu lintas pembayaran merupakan konsekwensi kebutaan pelaku ekonomi dunia terhadap indikasi negatif dari pelaku tingkat bunga tersebut.<span id="more-546"></span><br />
Hakikat berlakunya tingkat bunga adalah inefisiensi perekonomian, pemikiran ini dilandaskan kepada :<br />
a. Kelompok masyarakat yang memiliki keahlian, keterampilan, kreatif, dan inovatif namun tidak memiliki dana untuk memanfaatkan keahliannya bagi masyarakat, terkena beban bunga sebagai biaya yang harus ditanggung inovator ketika mereka akses pada sumberdana perbankan. Sehingga kelompok masyarakat ini tidak berkembang maksimal untuk memanfaatkan kreasinya bagi kesejahteraan masyarakat, yang pada akhirnya pengembangan kreativitas banyak terhenti sebelum berkembang. Kreator yang berkembang seringkali tidak sesuai dengan kehendak kreasi dirinya, sebab mereka terkendala untuk mandiri, sehingga menjadi tenaga kerja perusahaan tertentu, dan keahliannya dieksploitasi untuk kepentingan pemilik perusahaan.<br />
b. Masyarakat pemilik dana yang melakukan tabungan di perbankan tidak memiliki kebebasan untuk mengetahui siapa pengguna dana yang mereka tanamkan di perbankan, sehingga mereka tidak memiliki kesempatan untuk meningkatkan penanaman dananya apabila ternyata perusahaan yang mempergunakan dana adalah perusahaan yang sangat maju dan jujur, serta memungkinkan pemilik dana ikut berperan dalam aktivitas usahanya, sehingga efisiensi penggunaan dana dapat tercapai dan efisiensi produksi dapat diraih dan menguntungkan kedua belah pihak. Adapun saat ini keuntungan hanya diperoleh perbankan yang menerapkan selisih bunga sebagai sumber keuntungannya.<br />
c. Perilaku perbankan konvensional dalam menarik nasabah peminjam seringkali diskriminatif, dimana masyarakat yang berada pada sektor industri yang relatif perputaran keuntungannya rendah, jarang mereka sentuh (misalnya sektor pertanian yang memiliki hambatan produksi dari masa tanam dan faktor cuaca) meskipun sektor tersebut sangat berperan dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat dan hasil produksinya sangat dibutuhkan masyarakat. Diskriminasi ini mengakibatkan inefisiensi pada sektor pertanian, yang pada akhirnya menciptakan inefisiensi perekonomian dan menciptakan rendahnya daya beli petani yang berkepanjangan. Perilaku perbankan ini sedang menyuguhkan drama penghianatan visi dan misi sebagai agent of development.<br />
Mencermati poin a s/d c, keberadaan perbankan yang menerapkan tingkat bunga, merupakan lembaga perantara yang memperoleh keuntungan dari kesulitan yang dihadapi masyarakat, bukan sebagai lembaga yang membantu masyarakat untuk mengembangkan diri, dan merupakan lembaga yang bersembunyi dalam KERAHASIAAN BANK untuk menutupi terjalinnya hubungan antara masyarakat kreatif yang membutuhkan dana dengan masyarakat dermawan yang ingin membantu mengembangkan kreativitas masyarakat kreatif.<br />
Pemerataan distribusi pendapatan semakin susah untuk dicapai apabila mekanisme perbankan konvensional diberlakukan dalam perekonomian suatu negara, sebab aktivitas perbankan tersebut senantiasa berprilaku diskriminatif dan hanya berorientasi kepada maksimalisasi keuntungan dan mengabaikan idealisme sebagai perantara pembangunan ekonomi nasional, apalagi lembaga keuangan perbankan dibebaskan menciptakan uang giral, pada akhirnya perbankan menjadi pengendali keuangan negara, serta memiliki kemampuan untuk mengatur lalu lintas peredaran uang yang sangat rentan terhadap instabilitas perekonomian suatu bangsa. Fenomena ini sangat jelas terungkap dari drama krisis keuangan Amerika serikat.<br />
Akibat penerapan tingkat bunga telah menyebar terhadap aktivitas investasi, dimana investor menetapkan tingkat keuntungan yang rasional apabila lebih besar dari tingkat bunga, hal ini terjadi karena tingkat bunga merupakan biaya penggunaan dana, sehingga harapan meningkatkan iklim investasi sangat bergantung kepada perilaku perbankan dalam menetapkan tingkat bunga, lebih jauh sangat bergantung kepada kebijakan bank sentral dalam memberikan batas tingkat bunga pasar. Sangat disesalkan jika investasi bersandar pada tingkat bunga bank, padahal pengembangan kreativitas dan peningkatan produksi tidaklah bergantung pada besar kecilnya tingkat bunga, namun sangat bergantung kepada besar kecilnya tingkat kebutuhan masyarakat terhadap hasil kreasi dan hasil produksi. Maka semakin nampak bahwa tingkat bunga sebagai faktor penyebab terciptanya inefisiensi perekonomian suatu negara.<br />
Ketika Indonesia memiliki sumberdaya yang berlimpah dan sangat diperlukan investasi untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat, akhirnya tidak maksimal dalam pengelolaan sebab terjebak oleh ekspektasi keuntungan investasi yang bersandar pada pemberlakuan tingkat bunga, dan kredibilitas investor seringkali disandarkan kepada bankers yang mendampinginya. Pada kondisi ini sesungguhnya yang mengambil keuntungan maksimal dari aktivitas investasi adalah perbankan (apakah bank asing atau bank nasional), dan investor hanya memperoleh sisa keuntungan perbankan, atau investor yang memiliki perbankan adalah pemilik keuntungan sesungguhnya. Jadi sangat wajar apabila investor adalah pemilik bank, sebab mereka sangat tahu bahwa memiliki lembaga perantara (perbankan) berarti memiliki keuntungan dan keleluasaan untuk mengendalikan keuntungan.<br />
Sangat perlu bagi kita masyarakat Indonesia untuk berpikir rasional dan membuka kembali catatan filosofi tingkat bunga, jangan-jangan merupakan serangkaian strategi penghancuran kesejahteraan masyarakat Indonesia dan strategi mengeruk habis kekayaan sumberdaya Indonesia melalui sandaran teori ilmiah yang disebarkan oleh dunia pendidikan sehingga seolah teori yang sangat rasional untuk diterapkan dalam kehidupan. Sangat wajar jika penduduk Indonesia mayoritas Muslim menolak keberadaan teori tingkat bunga sebab jelas-jelas sangat menyimpang dengan petunjuk Al Qur’an, dan bagi otoritas moneter Indonesia, selamatkan penduduk Indonesia dari pengingkaran terhadap Al Qur’an, sebab anda paling tahu tentang madharat tingkat bunga bagi kehidupan bangsa.</p>
Posted in ekonomi, Seni Tagged: ekonomi, Seni <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/546/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=546&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2009/01/02/krisis-keuangan-tanggung-jawab-siapa-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2009/01/evil.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">evil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Model Persaingan Usaha Modern Penyebab Inefisiensi Perekonomian Dunia</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2008/12/04/model-persaingan-usaha-modern-penyebab-inefisiensi-perekonomian-dunia/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2008/12/04/model-persaingan-usaha-modern-penyebab-inefisiensi-perekonomian-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 03:14:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/?p=529</guid>
		<description><![CDATA[
Dunia usaha pada masa milenia ini dihantui oleh berbagai teori yang mengedepankan konsep persaingan usaha yang menghilangkan nilai-nilai kerjasama antar manusia, sekaligus menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan yang hakiki. Model persaingan usaha dikembangkan lebih banyak kepada pembunuhan saingan usaha, hal ini disebabkan oleh tokoh-tokoh/ahli marketing menawarkan teori perang dalam membangun teori marketingnnya.
Dampak teori tersebut sesungguhnya telah membangun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=529&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p><img class="aligncenter size-full wp-image-537" title="hantu1" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/12/hantu1.gif?w=475&#038;h=280" alt="hantu1" width="475" height="280" /></p>
<p>Dunia usaha pada masa milenia ini dihantui oleh berbagai teori yang mengedepankan konsep persaingan usaha yang menghilangkan nilai-nilai kerjasama antar manusia, sekaligus menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan yang hakiki. Model persaingan usaha dikembangkan lebih banyak kepada pembunuhan saingan usaha, hal ini disebabkan oleh tokoh-tokoh/ahli marketing menawarkan teori perang dalam membangun teori marketingnnya.<br />
Dampak teori tersebut sesungguhnya telah membangun sistem monopoli perdagangan yang sangat jahat, sehingga berbagai upaya penghancuran karakter pengusaha pesaing selalu diutamakan, bahkan produk-produk yang menghancurkan sebuah inovasi dari pesaing senantiasa dikobarkan (contoh : pembuatan virus komputer, serta hal lain yang dengan sengaja untuk menenggelamkan pesaing dari dunia persaingan usaha).<br />
Maksud sebuah strategi marketing pada akhirnya diarahkan agar konsumen berpihak kepada perusahaan miliknya, sehingga keuntungan usaha diperoleh maksimal meskipun terdapat kerugian ekonomi bagi perekonomian sebuah Negara maupun perekonomian dunia.<br />
Persaingan usaha yang ditujukan untuk memenangkan persaingan usaha, menimbulkan dampak terjadinya pengangguran sumberdaya, artinya semakin sedikit perusahaan yang menang dalam persaingan usaha maka semakin banyak jumlah pengangguran tenaga kerja yang bekerja pada perusahaan yang kalah bersaing, demikian pula halnya dengan sumberdaya lainnya (menurunnya pengunaan modal, serta pengangguran sumberdaya alam).</p>
<p><span id="more-529"></span><br />
Tidak optimalnya pengunaan sumberdaya untuk produktivitas ekonomi suatu bangsa, berakibat buruk terhadap pertumbuhan produksi nasional yang pada akhirnya akan berimbas kepada penurunan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan<br />
Indonesia yang sejak awal kemerdekaannya mengutamakan prinsip kekeluargaan dan persaudaraan dalam koridor perekonomian koperatif (koperasi), sebenarnya sejak awal telah menolak bentuk-benuk persaingan usaha model strategi perang, sebab melalui koperasi, persaingan usaha berubah menjadi kerjasama usaha. Keutamaan kerjasama usaha akan menggiring perusahaan lain sebagai pesaing menjadi mitra usaha, sehingga diantara pengusaha terdapat jalinan kerjasama untuk meningkatkan penggunaan teknologi, meningkatkan efisiensi produksi , serta optimalisasi pengunaan sumberdaya. Semakin banyak jumlah produk yang dapat dibuat dan berkualitas, pada akhirnya konsumen akan memperoleh kesejahteraan dalam pengunaan hasil produksinya, serta mampu meningkatkan daya beli masyarakat, karena harga komoditas relatif lebih murah pada saat proses produksi telah efisien. Bukankah para pengusaha merupakan konsumen dari pengusaha lainnya ?, maka sebuah kerjasama usaha akan meningkatkan efisiensi penggunaan bahan baku yang mendorong kepada tingginya perolehan keuntungan usaha, serta terdapat kontinuitas permintaan dari konsumen yang daya belinya tinggi.<br />
Gejala rendahnya pertumbuhan jumlah pengusaha Indonesia serta rendahnya tingkat kreativitas, dan inovasi dalam negeri, lebih disebabkan oleh penerapan teori persaingan usaha model strategi perang. Penggunaan teori ini sangat disukai oleh perusahaan besar dan perusahaan asing di Indonesia dalam upaya mencapai tingkat monopolistik yang tinggi bagi usahanya, demi pencapaian profit yang sangat tinggi. Tingkat efisiensi perusahaan besar dan perusahaan asing lebih tinggi dibandingkan dengan pengusaha lainnya, khususnya pengusaha menengah dan kecil, sehinga ketika pengusaha kecil dan menengah melakukan inovasi teknologi untuk menghasilkan komoditas, akan kalah bersaing oleh perusahaan tersebut. Demikian pula halnya dengan generasi muda dan penduduk lainnya yang akan memasuki dunia usaha, mereka sudah kalah bersaing dalam kondisi persaingan usaha yang menyeramkan ini, sehingga generasi muda menggeser motivasi menjadi pengusaha berubah menjadi pekerja, karyawan, maupun buruh pada perusahaan lain maupun menjadi PNS.<br />
Kebijakan perlindungan terhadap pengusaha dalam negeri dan proteksi terhadap generasi muda Indonesia yang berkeinginan menjadi pengusaha serta menjadi komunitas generasi muda kreatif dan inovatif sangat diperlukan. Keberpihakan terhadap pengusaha dalam negeri yang mengutamakan kerjasama usaha (bukan persaingan usaha) perlu ditingkatkan. Bentuk-bentuk kebijakan tersebut akan menggiring perusahaan-perusahaan yang sudah terbiasa bersaing dengan model persaingan saling membunuh, menjadi perusahaan yang mengajak perusahaan lain untuk bermitra dan bersama-sama meningkatkan efisiensi produksi, sekaligus bersama-sama meningkatkan kualitas hasil produksi. Perlindungan tersebut mempengaruhi pula pola-pola monopsoni yang dilaukan perusahaan dagang yang merugikan produsen. Kasus monopsoni banyak terjadi pada produsen daerah yang melakukan penjualan di kota lain (biasanya kota besar), dan konsumen biasanya merupakan penampung barang yang senantiasa mengendalikan produsen untuk menjual pada tingkat harga yang tidak rasional dengan strategi mempersaingkan antar produsen daerah tersebut, sehingga dicapai persaingan yang saling membunuh dan merugikan produsen, sementara penampung barang yang jumlahnya sedikit dan terkoordinasi dalam bentuk monopsoni menikmati keuntungan darinya, dan biasanya produk dari daerah tersebut merupakan komoditi potensial ekspor.<br />
Beberapa langkah lain yang perlu dilakukan untuk menghindarkan pengunaan teori marketing yang tidak bermanfaat bagi perekonomian Indonesia dan perekonomian dunia adalah :<br />
1. Memberikan pemahaman yang lengkap tentang teori marketing tersebut di atas kepada mahasiswa dan siswa universitas/sekolah tinggi/sekolah menengah, bahwasanya teori tersebut tidak layak pakai, dan berdampak kepada penurunan kesejahteraan masyarakat, serta menghasilkan rendahnya efisiensi produksi yang mengarah keada penganguran sumberdaya.<br />
2. Kebijakan ekonomi koperasi harus didukung dengan kebijakan moneter, serta kebijakan perdagangan yang mengarah kepada pengembangan kerjasama usaha.<br />
3. Pemerintah mengeluarkan kewajiban terhadap perusahaan asing dan perusahaan besar lainnya untuk meningkatkan produktivitas ekonomi nasional dengan cara meningatkan kerjasama usaha dengan perusahaan dalam negeri, khususnya dengan perusahaan yang membuat barang sejenis, agar dicapai efesiensi produksi nasional, dan perekonomian terhindar dari pengangguran sumberdaya.<br />
4. Meningkatkan efisiensi produksi pengusaha muda Indonesia (infant industry) melalui proteksi terhadap persaingan barang impor yang diproduksi perusahaan luar negeri yang telah mencapai tingkat efisiensi yang tinggi.<br />
Penggunaan model kerjasama usaha dan menghapus model persaingan usaha merupakan langkah menuju kesejahteraan masyarakat ekonomi dunia dan menghindarkan dunia dari pengangguran sumberdaya.</p>
Posted in ekonomi Tagged: ekonomi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/529/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=529&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2008/12/04/model-persaingan-usaha-modern-penyebab-inefisiensi-perekonomian-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/12/hantu1.gif" medium="image">
			<media:title type="html">hantu1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Batu Mi’radj Nabi Muhammad melayang di udara</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2008/11/27/batu-mi%e2%80%99radj-nabi-muhammad-melayang-di-udara/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2008/11/27/batu-mi%e2%80%99radj-nabi-muhammad-melayang-di-udara/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 06:03:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/?p=526</guid>
		<description><![CDATA[
Terlepas dari berbagai kontroversi mengenai palsu dan tidaknya gambar  di atas, namun hikmah dari visualisasi, serta gambaran berita di dalamnya, menuntun kita untuk senantiasa menelusuri sejarah perjuangan dan Perjalanan Rosul Muhammad yang memuncakkan akidah Islamiah di setiap sanubari Muslim Dunia. Barangkali banyak terdapat beberapa artifak dan lembaran-lembaran sejarah yang masih berserakan namun dipergunakan oleh orang-orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=526&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="EN-GB"><span style="font-size:small;"><a href="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/11/untitled.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-527" title="untitled" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/11/untitled.jpg?w=452&#038;h=351" alt="untitled" width="452" height="351" /></a></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Terlepas dari berbagai kontroversi mengenai palsu dan tidaknya gambar<span>  </span>di atas, namun hikmah dari visualisasi, serta gambaran berita di dalamnya, menuntun kita untuk senantiasa menelusuri sejarah perjuangan dan Perjalanan Rosul Muhammad yang memuncakkan akidah Islamiah di setiap sanubari Muslim Dunia. Barangkali banyak terdapat beberapa artifak dan lembaran-lembaran sejarah yang masih berserakan namun dipergunakan oleh orang-orang didak sesuai bagi peruntukannya, sehingga gejala tidak harmonis antar umat beragama di dunia semakin meruncing.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Sangat<span>  </span>besar manfaatnya jika segala lembar sejarah terkuak dan dipublikasi dengan benar, maka fundamen kehidupan masa lalu akan menjadi petunjuk bagi kesejahteraan hidup umat manusia di masa mendatang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">………………………………………………………………………………………………………………&#8230;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Bukti kebesaran Allah SWT batu tempat duduk Nabi Muhammad SAW saat Isra Mi’raj sampai kini masih tetap melayang di udara. Pada saat Nabi Muhammad mau Mi’raj batu tsb ikut, tetapi Nabi SAW menghentakan kakinya pada batu tsb, maksudnya agar batu tsb tak usah ikut.   Kisah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tentang batu gantung tsb yang berada dalam masjid Umar (Dome of the Rock) di Lingkungan Masjidil AQSHA di Yarusalem<br />
ini foto dari teman saya sewaktu melawat Al Aqsa (yg sebenarnya) diJerusalem, Subhanallah</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="EN-GB"><br />
<span style="font-size:small;">foto ini bisa lolos karena tidak diketahui oleh pihak israel yg menjaga tempatnya dengan sangat ketat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="EN-GB"><br />
<span style="font-size:small;">Sampai sekarang mesjid dome of rock ditutup untuk umum, dan Yahudi membuat mesjid lain Al Sakhra tak jauh disebelahnya dengan kubah &#8220;emas&#8221; (yg sering terlihat di poster2 yg disebarkan ke seluruh dunia dimana2) dan disebut sebagai Al Aqsa, untuk mengelabui ummat islam dimana mesjid Al Aqsa yang sebenarnya, yang Nabi Muhammad SAW pernah sebutkan Al Aqsa sebagai &#8220;mesjid kubah biru&#8221;.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="EN-GB"><br />
<span style="font-size:small;">Saat ini mesjid Al Aqsa yg sebenarnya sudah diambil alih oleh israel<br />
dan rencananya mau dihancurkan untuk diganti sebagai temapat ibadah mereka karena bersebelahan dengan tembok ratapan. (from: http://thomz-007.blog.friendster.com/)</span></span><span style="font-family:Arial;" lang="IN"></span></p>
Posted in Seni Tagged: Seni <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/526/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/526/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/526/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/526/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/526/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/526/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/526/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/526/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/526/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/526/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=526&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2008/11/27/batu-mi%e2%80%99radj-nabi-muhammad-melayang-di-udara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/11/untitled.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">untitled</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Menghadapi Perang Dunia Ke Tiga</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2008/11/24/antisipasi-menghadapi-perang-dunia-ke-tiga/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2008/11/24/antisipasi-menghadapi-perang-dunia-ke-tiga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 03:50:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/?p=520</guid>
		<description><![CDATA[forum.detik.com
Gagalnya negara-negara mengakomodasi pluralisme penduduknya menjadi sebuah kebijakan komprehensif yang melindungi rakyat mencapai keadilan, kesejahteraan, dan keamanan. Gagalnya negara-negara memaksimalkan potensi sumber daya dalam negeri untuk kemakmuran rakyatnya, serta besarnya intervensi asing terhadap kebijakan politik, keamanan, ekonomi dan sosial. Menunjukan bahwa negara-negara tersebut telah kehilangan kekuatannya untuk melindungi rakyat dari berbagai intimidasi asing dan penguasaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=520&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p class="MsoBodyText" style="line-height:150%;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="IN"><span style="font-size:x-small;color:#008000;"><a href="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/11/images.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-521" title="images" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/11/images.jpg?w=150&#038;h=113" alt="images" width="150" height="113" /></a>forum.detik.com</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="line-height:150%;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Gagalnya negara-negara mengakomodasi pluralisme penduduknya menjadi sebuah kebijakan komprehensif yang melindungi rakyat mencapai keadilan, kesejahteraan, dan keamanan. Gagalnya negara-negara memaksimalkan potensi sumber daya dalam negeri untuk kemakmuran rakyatnya, serta besarnya intervensi asing terhadap kebijakan politik, keamanan, ekonomi dan sosial. Menunjukan bahwa negara-negara tersebut telah kehilangan kekuatannya untuk melindungi rakyat dari berbagai intimidasi asing dan penguasaan asing terhadap berbagai warna kehidupan berbangsa dan berbudaya.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="line-height:150%;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Kebijakan beberapa negara besar di dunia memiliki kepentingan besar terhadap negara lain untuk melindungi kepentingan dalam negerinya melalui imperialisme ekonomi. Berbagai upaya teori yang dipublikasi dan disebarkan melalui berbagai lembaga pendidikan di dunia serta penciptaan lembaga-lembaga pemberi penghargaan dari penemuan teori ilmiah yang mendukungnya, semakin mempertajam kuatnya imperialisme intelektual. Sehingga bentuk penjajahan yang terjadi pada saat ini adalah penjajahan penguasaan sumberdaya dan intelektual. <span id="more-520"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Indikasi imperialisme telah terasa pada saat terjadi krisis keuangan di USA menjalar menjadi krisis glogal, hal ini menunjukan bahwa integritas bangsa telah melebur atas nama mekanisme pasar dan liberalisasi perdagangan Internasional.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="line-height:150%;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Pertemuan G10 semakin menampakan siapa yang menjadi sosok negara imperialis, dimana setiap negara menginginkan integritas Pemimpin suatu bangsa (Pemerintah) ikut mengendalikan kesejahteraan bangsanya, namun dipatahkan oleh kehendak mempertahankan praktik liberalisme/kapitalisme. Hal ini sangat wajar dilakukan oleh pengusung teori mekanisme pasar ala liberalisme/capitalisme, sebab jika intervensi pemerintah semakin besar dalam mengendalikan aktivitas ekonomi suatu negara, maka perekonomian dunia tidak lagi dilandasi teori-teori yang telah dibangun sangat lama, serta gugurlah teori ekonomi yang telah menjadi dasar pembangunan citra intelektual ekonom capitalis di dunia, sehingga dikhawatirkan kaum intelaktual di dunia enggan menerima teori-teori kapitalisme meskipun telah terbukti gagal dalam mengatisipasi terjadinya krisis.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="line-height:150%;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Kegagalan Pemerintah beberapa negara untuk mempertahankan integritas ekonomi negaranya, tidak didukung oleh sebagian besar penduduknya yang menginginkan kemandirian sosial ekonomi yang berlandaskan kekayaan kultur dan budaya lokal. Beberapa penduduk yang mendukung kebijakan liberalisme/kapitalisme diantaranya adalah masyarakat yang telah teracuni teori kapitalisme yang mereka terima di lembaga pendidikan atau lembaga diskusi ilmiah lainnya, tanpa terlebih dahulu menelaah dampak negatif masa depan bagi kehidupan ekonomi dan sosial bangsanya.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="line-height:150%;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Dapat dipastikan bahwa negara yang perekonomiannya terjajah adalah negara berkembang dan negara miskin yang memiliki potensi sumberdaya alam berlimpah. Negara tersebut akan digiring oleh kekuatan kapitalis untuk menerapkan sistem ekonominya dengan sistem kapitalisme, sehingga negara kaya (kapitalis) dengan sangat mudah menggiring negara berkembang untuk mengembangkan pasar modal dan pasar uang, sehingga negara kapitalis dapat mengendalikan kurs mata uang negara tersebut untuk kepentingannya, serta melakukan Investasi (baik langsung maupun tidak langsung) sesuai dengan kepentingan keuntungan jangka pendek. Mudah ditebak praktik investasi yang mereka lakukan di negara berkembang adalah praktik memperoleh keuntungan jangka pendek, hal terlihat ketika krisis terjadi, maka mereka dengan sangat leluasa menjual asetnya untuk ditukarkan dengan valas demi memperoleh keuntungan dan meninggalkan negara tempat berinvestasi pada kondisi yang carut marut. Maka semakin jelas bahwa negara kapitalis melakukan praktik imperialis pada negara-negara yang memiliki potensi perkembangan di masa depan.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="line-height:150%;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Kerugian yang diterima oleh negara berkembang dan beberapa negara lainnya akibat praktik kapitalisme yang dipaksakan oleh beberapa negara kapitalis melalui jebakan hutang luar negeri IMF dan World Bank, akan mendorong antipati penduduk negara berkembang dan negara lainnya untuk melakukan aksi kemerdekaan ekonomi dan inteletual dengan berbagai cara, yang pada akhirnya aksi-aksi kekerasan akan semakin meningkat skalanya diberbagai negara, baik dinegara berkembang yang dianggap negara mengusung kapitalisme, maupun negara penyebar paham kapitalisme.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="line-height:150%;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Menghindari gejolak kekerasan yang bersumber dari praktik pemiskinan negara-negara berkembang oleh negara kapitalis dan anteknya, adalah berupa keberanian pemerintah negara-negara berkembang untuk melepaskan diri dari segala praktik aktivitas perekonomian kapitalisme (misalnya pasar modal yang berindikasi Judi, dan praktik pasar uang yang berbau riba/spekulatif), serta bentuk teori kapitalisme yang dikembangkan di lembaga pendidikan hanya dijadikan sebagai salah satu perkembangan pemikiran, dalam arti jenis dan bentuk teori lainnya disebarkan pula pada lembaga pendidikan (misalnya teori ekonomi Islam dimasukan kedalam kurikulum pendidikan nasional, sehingga masyarakat tidak gagap terhadap ilmu pengetahuan ekonomi lain yang lebih mensejahterakan).</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="line-height:150%;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Praktik investasi yang mengeksplorasi kekayaan alam sebaiknya dilakukan oleh negara, serta praktik lembaga keuangan dilakukan pula oleh negara. Bagaimanapun kerugian yang ditimbulkan oleh kesalahan yang dilakukan oleh negara, pada akhirnya akan memudahkan penyelesaian masalah dimasa depan oleh bangsanya sendiri, daripada eksplorasi dilakukan oleh asing yang hanya meninggalkan residu, serta dampak kesalahan praktik tetap akan ditanggung pemerintah, sebab kebijakan pemerintah membebaskan asing mengeksplor kekayaan alam akan menjadi sorotan, disamping sarat dengan kegiatan korupsi (bukankah harga negosiasi penanaman modal asing di dalam negeri merupakan ruang korupsi yang selalu penuh terisi, serta investor asing sangat suka dengan praktik “melancarkan” negosiasi usaha, daripada melalui legalitas yang harganya lebih mahal ?).</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="line-height:150%;margin:0;"><span style="font-family:Arial;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Model kapitalisme ekonomi beserta ilmu pengetahuannya, akan mendorong terjadinya aksi kekerasan dan aksi kemerdekaan dinegara-negara tertindas, yang pada akhirnya akan merebak menjadi suasana yang merugikan dunia. Persiapan yang semestinya dilakukan oleh beberapa negara adalah, melepaskan diri dari keterjebakan kapitalis dengan mengalihkan kepada praktik sosial ekonomi yang berlandaskan kearipan kultur budaya lokal, sebab setiap budaya diberbagai negara telah memiliki tatanan kehidupan untuk memecahkan persoalan sosial ekonomi bangsanya. Semakin mengikuti landasan teori sosial ekonomi bangsa lain, sama artinya sedang menyimpan kultur budaya lokal dalam catatan sejarah saja.</span></span></p>
Posted in ekonomi, Seni Tagged: ekonomi, politik, Seni, Tidak terkategori <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/520/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/520/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/520/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/520/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/520/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/520/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/520/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/520/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/520/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/520/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=520&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2008/11/24/antisipasi-menghadapi-perang-dunia-ke-tiga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/11/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Secret Law of Attraction (By Lex dePraxis)</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2008/10/28/the-secret-law-of-attraction-by-lex-depraxis/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2008/10/28/the-secret-law-of-attraction-by-lex-depraxis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 08:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/?p=511</guid>
		<description><![CDATA[



gzar.com
Apakah ketertarikan dapat diukur? Bagaimana caranya membuat seseorang lebih tertarik pada Anda? Apa yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan faktor kemenarikan Anda? Mengapa ketertarikan seseorang pada Anda bisa datang dan pergi begitu saja? Anda akan menemui jawaban semua pertanyaan di atas dan berbagai hal terkait lainnya dalam tulisan The Secret Law of Attraction ini.
Perlu diperhatikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=511&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><a href="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/10/secret.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-514" title="secret" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/10/secret.jpg?w=300&#038;h=153" alt="" width="300" height="153" /></a></p>
<p></span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">gzar.com</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Apakah ketertarikan dapat diukur? Bagaimana caranya membuat seseorang lebih tertarik pada Anda? Apa yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan faktor kemenarikan Anda? Mengapa ketertarikan seseorang pada Anda bisa datang dan pergi begitu saja? Anda akan menemui jawaban semua pertanyaan di atas dan berbagai hal terkait lainnya dalam tulisan <em>The Secret Law of Attraction </em>ini.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Perlu diperhatikan dua poin berikut: (a) Artikel ini hanya menjelaskan tentang meningkatkan, melipatgandakan ketertarikan yang sudah ada, bukannya tentang apa ketertarikan itu sendiri atau bagaimana menciptakannya. Penjelasan spesifik mengenai elemen pencipta <em>attraction</em> hanya bisa dipelajari dalam live workshop. (b) Artikel ini berbicara tentang <em>Law of Attraction</em> dalam konteks dinamika sosial antar pria-wanita, bukannya <em>Law of Attraction </em>seperti yang biasa Anda dengar di tren omong kosong <em>The Sampah The Secret </em>oleh Rhonda Byrne dkk.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Sekalipun artikel <em>The Secret Law of Attraction </em>ini terfokus pada realita romansa, poin-poin yang saya jabarkan merupakan hasil komtemplasi yang diinspirasikan oleh sejumlah buku berbagai topik umum yang pernah saya baca, terutama <em>Language &amp; Gender </em>(Penelope Eckert), <em>The Advertised Mind </em>(Eric Du Plessis), dan <em>Recode &#8211; Your Change DNA </em>(Rhenald Kasali). Saya sangat merekomendasikan ketiga buku di atas bagi Anda yang ingin belajar lebih banyak tentang manusia. Jadi tanpa berpanjang-panjang lagi, saya mendefinisikan formula <em>Law of Attraction </em>sebagai berikut: <strong>tingkat ketertarikan merupakan jumlah total dari dari seluruh perasaan,</strong> <strong>asosiasi, dan memori yang terhubung dengan Anda</strong>. Dalam bahasa Inggris terdengar lebih manis: <strong><em>attraction level is the sum of all feelings, associations, and memories related to you</em></strong>. Jadi jawaban yang pertama untuk pertanyaan di awal artikel ini adalah: ya, ketertarikan dapat diukur melalui tiga buah variabel, yaitu Perasaan (<em>feelings</em>, atau simbol F), Asosiasi (<em>associations</em>, atau simbol A), dan Memori (<em>memories</em>, atau simbol M). Semakin tinggi nilai FAM yang Anda berikan, semakin meningkat faktor kemenarikan Anda dan membuatnya semakin tertarik pada Anda. Sekalipun formula <em>Law of Attraction </em>itu sepertinya sederhana saja, namun bukan berarti disadari banyak orang. Ada tiga jenis <em>troubleshooting </em>yang terjadi seputar kiat-kiat dan advis yang sering beredar tentang cara menarik lawan jenis ke dalam kehidupan Anda.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Yang pertama adalah ketidaktahuan akan adanya sinergi antar dua faktor: yakni perlunya elemen pencipta ketertarikan (yang tidak akan dibahas dalam artikel ini) dan elemen peningkat ketertarikan (yakni FAM di atas). Jika Anda belum menjadi seorang pribadi yang menawan di mata lawan jenis, maka dia tetap tidak akan jadi tertarik pada Anda tidak peduli seberapa tinggi FAM yang Anda berikan. Demikian juga sebaliknya, hubungan Anda dengan sang lawan jenis tidak akan mengalami pertumbuhan apa-apa jika Anda hanya mengandalkan ketertarikan awal tanpa didukung oleh nilai variabel FAM.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kelanjutan artikel ini dapat anda baca atau copy pada : <a href="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/10/the-secret-law-of-attraction4.pdf">the-secret-law-of-attraction4</a></span></span></p>
<p> </p>
<address></address>
Posted in Seni Tagged: Seni <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/511/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=511&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2008/10/28/the-secret-law-of-attraction-by-lex-depraxis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/10/secret.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">secret</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DAMPAK KATA TERHADAP KUALITAS KEHIDUPAN</title>
		<link>http://bwfitri.wordpress.com/2008/10/22/dampak-kata-terhadap-kualitas-kehidupan/</link>
		<comments>http://bwfitri.wordpress.com/2008/10/22/dampak-kata-terhadap-kualitas-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 05:42:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bwfitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bwfitri.wordpress.com/?p=496</guid>
		<description><![CDATA[
www.theartly.com
 Sebaiknya kita semua mulai mengendalikan Kata-kata yang keluar dari mulut kita dengan Kata-Kata yang Positif dan Baik.
Setelah mendengarkan info tentang pengaruh Kata-Kata Negatif terhadap Air yang ditulis dalam buku “ The Hidden Messages in Water “ karya Masaru Emoto dan pada halaman 31 buku tersebut disebutkan tentang banyaknya orang yg melakukan percobaan, sayapun tertarik untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=496&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><a href="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/10/images.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-500" title="images" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/10/images.jpg?w=140&#038;h=105" alt="" width="140" height="105" /></a></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;color:#008000;"><a href="http://www.theartly.com">www.theartly.com</a></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> <span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Sebaiknya kita semua mulai mengendalikan Kata-kata yang keluar dari mulut kita dengan Kata-Kata yang Positif dan Baik.</span></span><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:small;">Setelah mendengarkan info tentang pengaruh Kata-Kata Negatif terhadap Air yang ditulis dalam buku “ The Hidden Messages in Water “ karya Masaru Emoto dan pada halaman 31 buku tersebut disebutkan tentang banyaknya orang yg melakukan percobaan, sayapun tertarik untuk melakukannya sbb:</span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-17.85pt;text-align:justify;margin:0 0 0 11.9pt;"><span style="font-size:8.5pt;font-family:&quot;"><span>1.<span style="font-family:&quot;">       </span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:&quot;">Tempatkan Nasi sisa yg sdh didiamkan semalaman kedalam 2 toples dgn jumlah yg sama, kemudian ditutup rapat. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 12pt;"><span style="font-size:8.5pt;font-family:&quot;"><span>2.<span style="font-family:&quot;">       </span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:&quot;">Masing-masing toples di tempelin label yg berisi kata2 sbb: </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 12pt;"><span style="font-size:8.5pt;font-family:&quot;"><span>3.<span style="font-family:&quot;">       </span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:&quot;">Toples A : “ Kamu Pintar, Cerdas, Cantik, Baik, Rajin, Sabar, Aku Sayang Padamu, Aku Senang Sekali Melihatmu, Aku Ingin Selalu di dekatmu, I LOVE YOU, Terima Kasih. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 12pt;"><span style="font-size:8.5pt;font-family:&quot;"><span>4.<span style="font-family:&quot;">       </span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:&quot;">Toples B : “ Kamu Bodoh, Goblok, Jelek, Jahat, Malas, Pemarah, Aku Benci Melihatmu, Aku Sebel Tidak mau dekat dekat kamu “ </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 12pt;"><span style="font-size:8.5pt;font-family:&quot;"><span>5.<span style="font-family:&quot;">       </span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:&quot;">Botol 2 ini saya letakkan terpisah dan pada tempat yg sering dilihat, saya pesan pada istri, anak, dan pembantu untuk membaca label pada botol tersebut setiap kali melihat botol2 tersebut. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 12pt;"><span style="font-size:8.5pt;font-family:&quot;"><span>6.<span style="font-family:&quot;">       </span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:&quot;">Dan inilah yang terjadi pada nasi tersebut setelah 1 minggu kemudian : </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 -6pt;"><span style="font-family:&quot;"><a href="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/10/kata1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-497" title="kata1" src="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/10/kata1.jpg?w=469&#038;h=139" alt="" width="469" height="139" /></a><br />
<span style="font-size:small;">Nasi dalam botol yg di bacakan kata-kata Negatif ternyata cepat sekali berubah menjadi busuk dan berwarna hitam dgn bau yg tidak sedap.<br />
Sedangkan Nasi dalam botol yg di bacakan kata-kata Positif masih berwarna putih kekuningan dan baunya harum seperti ragi.<br />
Nah Silahkan teman-teman mencobanya sendiri.</span></span><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:small;">Kalau di buku di katakan ada yg mencoba dgn tiga botol dimana botol ketiga tidak di beri label apa2 alias diabaikan / tidak diperdulikan, dan ternyat beras dlm botol yg diabaikan membusuk jauh lebih cepat dibandingkan botol yg dipapar kata “ Kamu Bodoh”.</span></span><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:small;">Bayangkan apa yang akan terjadi dengan anak-anak kita, pasangan hidup kita, rekan-rekan kerja kita, dan orang-orang disekeliling kita, bahkan binatang dan tumbuhan disekeliling kita pun akan merasakan efek yang ditimbulkan dari getaran-getaran yg berasal dari pikiran, dan ucapan yang kita lontarkan setiap saat kepada mereka.</span></span><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:small;">Maka sebaiknya selalulah sadar dan bijaksana dalam memillih kata-kata yg akan keluar dari mulut kita, demikian juga kendalikanlah pikiran-pikiran yg timbul dalam batin kita.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.</span></span><span style="font-family:&quot;"><br />
</span><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Note : jika anda merasa tulisan ini bermanfaat utk orang lainnya silahkan forward sebanyak2nya kepada rekan2 anda, semoga dapat menimbulkan hal yg bermanfaat buat mereka. Terima kasih.</span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Sumber : Dr. Ade Komaludin, Calon Anggota DPR RI Dapil Tasik Garut.</span></span></strong></p>
Posted in Seni Tagged: Seni <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bwfitri.wordpress.com/496/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bwfitri.wordpress.com/496/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bwfitri.wordpress.com/496/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bwfitri.wordpress.com/496/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bwfitri.wordpress.com/496/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bwfitri.wordpress.com/496/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bwfitri.wordpress.com/496/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bwfitri.wordpress.com/496/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bwfitri.wordpress.com/496/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bwfitri.wordpress.com/496/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bwfitri.wordpress.com&blog=2293926&post=496&subd=bwfitri&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bwfitri.wordpress.com/2008/10/22/dampak-kata-terhadap-kualitas-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0470b3e96c5a8f81183ddf41c994e9f6?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bwfitri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/10/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bwfitri.files.wordpress.com/2008/10/kata1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kata1</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>