Posted on June 9, 2008 by bwfitri
Sebuah partai dibangun dengan idiologi partai, berjalan dalam koridor idiologi tersebut. Filosofi partai adalah merangkul masa yang beridiologi sama dengan partainya dan memperjuangkan idiologi tersebut untuk kesejahteraan anggota dan konstituennya. Perbedaan idiologi antar partai memicu lahirnya konflik antar partai, celakanya jika konflik itu membawa serta anggota partai dengan konstituennya, maka konflik tersebut akan lebih besar [...]
Filed under: politik | No Comments »
Posted on June 9, 2008 by bwfitri
Tragedi Monas menyisakan fitnah yang sangat besar bagi umat Islam Indonesia, bagaimana tidak tokoh-tokoh FPI dan tokoh organisasi Islam lainnya berhadapan dalam suasana tidak nyaman dan menegangkan. Kejadian ini membuat kami merenungi faktor penyebab, dan hati ini tidak dapat dihalangi bahwa kejadian ini merupakan skenario kaum yang ingin menciptakan fitnah antar umat Islam di Indonesia.
Jika [...]
Filed under: politik | No Comments »
Posted on May 24, 2008 by bwfitri
zulhamhafid.wordpress.com
Subsidi BBM diturunkan melalui peningkatan harga BBM, hal ini ditujukan agar masyarakat berpenghasilan tinggi tidak besar menikmati subsidi, serta mengurangi beban APBN tahun anggaran 2008. Apakah bangsa ini sedang mengalami kerugian ?, sehingga harus meningkatkan harga produk BBM, ataukah sedang mencari keuntungan agar penyelenggaraan negara berkesinambungan dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.
Apabila sasaran yang akan [...]
Filed under: Tidak terkategori, politik | No Comments »
Posted on March 29, 2008 by bwfitri
Kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh kepiawainan seorang pemimpin dalam mengelola negaranya, demikian pula dengan Wilayah Propinsi, maupun daerah Kota dan Kabupaten, kemajuan wilayah, serta daerah sangat ditentukan oleh kualitas leadership Gubernur maupun Bupati/Walikota.
Filed under: politik | No Comments »
Posted on December 17, 2007 by bwfitri
Propaganda Liberalisasi Perdagangan atau perdagangan bebas pada perekonomian dunia, mendesak perekonomian Indonesia untuk mengarah kepada terciptanya mekanisme pasar dalam seluruh komoditas yang dipasarkan di dalam negeri. Meskipun UUD.45 menyiratkan bahwa komoditas yang menyangkut kehidupan rakyat banyak harus dikuasai oleh Pemerintah, seolah kita tidak peduli, “yang penting kita menjadi bangsa gaul dalam perekonomian dunia”.
Filed under: politik | 1 Comment »