PERDAGANGAN BEBAS INDONESIA-CHINA SINYAL KRISIS EKONOMI INDONESIA

2010 January 7
by bwfitri

jr-kaldon.blogdrive.com

Indonesia tengah berusaha meningkatkan kinerja produksi dalam negeri, khususnya meningkatkan kemandirian usaha melalui berbagai kebijakan ekonomi (kredit usaha kecil, PNPM mandiri, kredit Usaha Tani, dan berbagai subsidi pemerintah untuk menumbuhkan ketahanan ekonomi dalam negeri). Upaya tersebut di atas ditujukan untuk melahirkan efisiensi ekonomi dalam negeri, sehingga pengusaha lokal mampu meningkatkan skala ekonomi yang pada akhirnya mampu menyediakan hasil produksi yang dapat diterima masyarakat pada tingkat harga terjangkau (murah).

Upaya di atas didukung pula oleh aksi anti korupsi yang diarahkan untuk mengurangi ekonomi biaya tinggi. Ketika berbagai pungutan liar, serta penyalahgunaan kewenangan anggaran, dan berbagai penggelembungan anggaran telah terkurangi, bahkan dihilangkan, maka efisiensi produksi nasional relatif akan tercapai.

Berbagai usaha di atas tengah dilakukan, efisiensi ekonomi masih merupakan tujuan, hal ini mengandung arti bahwa harga barang dan jasa yang diproduksi perusahaan dalam negeri baik kecil, menengah, maupun besar relatif masih mahal, jika proses produksi menggunakan bahan baku impor maka tentu harga komoditas tersebut semakin mahal, sebab kurs dollar terhadap rupiah masih tinggi.

Kondisi di atas mencerminkan bahwa Indonesia sesungguhnya belum siap melakukan perdagangan bebas dengan negara lain, apalagi dengan negara yang telah mencapai efisiensi ekonomi. Jika kita tetap melakukannya maka produsen dalam negeri akan kehilangan konsumen faktual dan konsumen potensialnya, sebab mereka akan beralih kepada komoditas impor yang lebih murah.

Menyikapi perdagangan bebas ASEAN-China, khususnya Indonesia-China, sesungguhnya merupakan perdagangan bebas yang tidak adil. Kita mengenal sistem ekonomi China belum bisa dikatakan keluar sepenuhnya dari sistem ekonomi terpimpin (Command economic System), berarti komoditas yang dihasilkan China merupakan komoditas nasional, meskipun dihasilkan oleh produsen swasta dapatkah kita menjamin hilangnya keterlibatan Pemerintah China dalam proses produksi (hilangnya subsidi pemerintah, serta bantuan pemerintah lainnya terhadap pengusaha). Pada kondisi seperti ini sesungguhnya produsen swasta Indonesia tengah bersaing dengan negara China sebagai produsen, akan mampukah produsen Indonesia bersaing dengannya ?. Kesulitan bersaing produsen swasta Indonesia dengan produk China terletak pada tingkat efisiensi yang dicapai oleh masing-masing produsen. Tingkat efisiensi produksi produsen swasta Indonesia tentu kalah oleh tingkat efisiensi produksi China, sebab berbagai unsur pendukung tercapainya efisiensi di China sepenuhnya merupakan kebijakan Pemerintah China, sebab negaranya merupakan produsen, dan tingkat ekonomi biaya tinggi di negara China relatif sangat rendah.

Sumbang saran kami untuk mengurangi dampak negatif perdagangan bebas Indonesia-China terhadap Produsen Indonesia adalah :

a). Mempercepat proses pencapaian efisiensi ekonomi melalui pengembangan sarana dan prasarana pasar komoditas  lokal (Pengembangan sarana pasar tradisional, menjadi saran pasar tradisional modern). b). Pengembangan komoditas yang berbasis bahan baku lokal. c). Meniadakan praktik ekonomi biaya tinggi yang bersumber dari berbagai pungutan liar yang berkenaan dengan perizinan serta faktor-faktor administratif lainnya, korupsi, pembengkakan anggaran (mark up), dan praktir kotor lain yang berkenaan langsung dengan meningkatnya biaya produksi. d). Menutup impor barang dan jasa yang telah diproduksi di Dalam Negeri. e). Memperluas jaringan kerjasama usaha di dalam negeri, sehingga produsen dalam negeri memperoleh kemudahan dalam penyediaan bahan baku, sumber dana, serta kemudahan melakukan promosi pada berbagai media massa. f). Meningkatkan subsidi pemerintah khususnya untuk barang yang diproduksi swasta namun berkaitan dengan hajat hidup rakyat (misalnya komoditas minyak dan gas alam beserta distribusinya, komoditas pangan terutama beras, komoditas pakaian dan derivasinya, jasa komunikasi dan transfortasi, air minum, air bersih, listrik dan komoditas publik lainnya), hal ini dilakukan agar dicapai efisiensi lebih cepat. (ingat kewajiban yang diemban negara dari UUD-45, pasal 33).

Perdagangan bebas antar negara yang memiliki tingkat efisiesi yang seimbang memang menguntungkan, khususnya bagi pemenuhan kebutuhan konsumen terhadap produk yang tidak diproduksi di dalam negeri, namun jika perdagangan bebas dilakukan antara negara yang telah memperoleh efisiensi karena sistem ekonomi dan keterlibatan negara sangat mendukung dengan negara berkembang yang belum mencapai tingkat efisiensi dalam perekonomiannya, maka yang terjadi adalah ketidak adilan. Jika perdagangan bebas memperdagangkan barang yang telah di produksi di dalam negeri negara yang tidak efisien, maka perdagangan bebas merupakan penghancuran produsen dalam negeri.
Pergaulan ekonomi dunia bukan ajang pemelaratan manusia, namun alat untuk mensejahterakan manusia, jika ternyata perdagangan bebas melahirkan kesengsaraan rakyat Indonesia, sebaiknya Indonesia menunda perdangan bebas sampai dicapai tingkat efisiensi ekonomi nasional dan siap bersaing.

otonomi daerah semakin handal pulau kecil terjual

2009 August 28
by bwfitri

Fantastic HQ Wallpapers #3 (21)

Gairah otonomi daerah yang begitu menggebu seakan melahirkan kerajaan-kerajaan kecil dalam wilayah NKRI, dampaknya pemerintah daerah seolah memiliki kewenangan yang tiada batas, mereka memiliki kewenangan mengatur dan mengelola daerahnya bak seorang presiden. Berbagai aturan daerah dilahirkan meskipun sedikit berbeda dengan aturan dan perundang-undangan RI, masing-masing berlomba mengatur daerahnya sesuai dengan keinginan dan ambisi kedaerahannya. Apakah kondisi ini tengah merobek Bhineka Tunggal Ika, sehingga kesatuan berubah menjadi sangat parsial, dan kepedulian antar daerah semakin diberangus, serta egoisme daerah tengah ditumbuhkan untuk memperlihatkan bahwa satu daerah lebih makmur dibanding dengan daerah lainnya.

Gejala memperkaya daerah melalui kewenangan otonomi semakin nampak, ketika beberapa pulau kecil mulai dijajakan kepada siapapun untuk mengeruk rupiah sebanyak-banyaknya. Akankah keuntungan suatu daerah dari hasil penjualan pulau tersebut akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, atau hanya dinikmati oleh segelintir orang yang berada di daerah otonom. Kiranya hal ini menjadi gambaran nyata ketidak mampuan perencanaan pembangunan daerah dan egoisme daerah otonom yang lebih mengedepankan peningkatan pendapatan daerah meskipun harus menjual asset bangsa kepada pihak lain.


Seandainya kebijakan otonomi daerah dikembalikan pada konsep negara kesatuan yang dibangun dengan perencanaan pembangunan wilayah yang memadai, maka tentu gejala penjualan aset bangsa tidak pernah terjadi, sebab konsep negara kesatuan lebih mengutamakan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, maka pemerataan pembangunan senantiasa dicapai dalam kerangka tanggungjawab negara kesatuan.

Usul kami untuk pemerintah periode 2009/2014 :

  1. Melakukan kajian ulang mengenai kebijakan otonomi daerah, paling tidak terdapat batasan kewenangan pemerintah daerah dalam mengelola asset bangsa, khususnya kebijakan perdagangan internasinal, kerjasama investasi asing khususnya penanaman modal asing yang membiarkan kepemilikan asset/sumberdaya alam kepada pihak asing.
  2. Membuat prioritas perencanaan pembangunan pulau-pulau kecil di seluruh Indonesia, dimana prioritas diarahkan kepada : perencanaan pembangunan pertanian untuk komoditas tertentu dipulau tertentu, perencanaan pembangunan agrowisata pulau, serta pengembangan wisata bahari yang dikelola oleh pengusaha dalam negeri. Prioritas tersebut dapat dijadikan solusi untuk memperkecil kecemasan alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan industri di pulau-pulau besar, sehingga pulau kecil menjadi daerah pemasok pangan untuk kepentingan konsumsi dalam negeri (baik hasil perikanan, tanaman pangan, peternakan, maupun perkebunan)
  3. Memaksa perguruan tinggi untuk melakukan penelitian disetiap pulau kecil di seluruh Indonesia untuk mewujudkan rencana pembangunan pulau kecil menjadi pemasok pangan nasional.

MICHAEL JACKSON PEJUANG ANTI RAS-DISKRIMINASI

2009 July 16
by bwfitri

Michael Jackson transformation

Michael Jackson tokoh anti rasdiskriminasi, bentuk perjuangan yang dilakukannya melalui eksperimen pergantian warna kulit. Akhirnya perbedaan warna kulit hanya sebatas rekayasa, dan dia berhasil mempersatukan umat manusia dunia dengan karya.

Banyak cerita dan gejolak yang dapat kita saksikan karena perbedaan warna kulit, lihatlah dalam pertandingan sepakbola liga eropa, sering kali orang kulit berwarna dianggap sebagai manusia kelas dibawah orang berkulit putih. Banyak anggapan manusia berkulit putih lebih mulia dibanding warna lainnya, cemooh terhadap orang berkulit hitam selalu terlontar dari mulut orang-orang yang akalnya sempit.

Dunia nampak tertegun ketika sosok manusia berwarna gelap yakni seorang Michael Jackson merubah warna kulitnya menjadi putih, banyak cerca yang menimpanya, seolah dia tokoh yang enggan menerima keberadaan warna kulitnya, namun sesungguhnya dia tengah berjuang untuk menghacurkan pemikiran-pemikiran kerdil tentang strata sosial diukur dengan warna kulit. Lihatlah warna kulit hanya sebatas operasi palstik dan rekayasa kimia, siapapun bisa berubah warna, Jika kulit anda mau berwarna biru silahkan datang ke ahli bedah dan rekayasa kulit, dijamin warna kulit anda berubah.

Keberhasilan perjuangannya telah nampak, disisi kanan dan kiri perjalanan hidupnya dikelilingi orang-orang yang tak peduli warna, mereka mengutamakan kualitas hubungan sosial. Ketika MJ meninggal yang menangis tidak terhalang warna kulit, sebab airmata ternyata sama beningnya.

NASIONALITY CAPITALISM ALA INDONESIA

2009 June 24
tags:
by bwfitri

Sema1kin pudar tatanan ekonomi yang diamanatkan UUD 1945, sejalan dengan merebaknya praktik kapitalisme. Berbagai kalangan mengakui bahwa mekanisme pasar sebagai pondasi ekonomi liberal ala barat telah mengalami masa kepunahan, demikian pula dengan ekonomi yang dilandaskan sosialis komunism. Yang berjalan pada saat ini adalah ekonomi liberal yang dipenuhi dengan intervensi pemerintah, serta ekonomi sosialis yang membuka lebar praktik mekanisme pasar.

Sistem ekonomi model Indonesia yang tercantum dalam UUD 1945 ternyata banyak diminati oleh berbagai negara di dunia, dimana mekanisme pasar hanya untuk mengelola sumberdaya yang tidak menyangkut hajat hidup orang banyak, artinya  pemerintah secara langsung menjadi pengelolaan sumberdaya untuk kesejahteraan masyarakat.

Implementasi sistem ekonomi Indonesia menyediakan ruang yang luas bagi pemerintah untuk mengelola sumber daya (yang menyangkut hajat hidup orang banyak), dengan tujuan mencapai efisiensi produksi dan efektifitas distribusi hasil produksi, sehingga masyarakat memperoleh keadilan secara merata dalam menikmati kebutuhan hidup yang mensejahterakan. Tetapi dalam kenyataannya pengelolaan sumberdaya oleh pemerintah ditafsirkan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sehingga orientasi memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat, berubah menjadi orientasi profit untuk memperoleh keuntungan bagi negara sebesar-besarnya. read more…

JANGAN JADIKAN ANAK BANGSA SEBAGAI PEMBANTU DI NEGERI SENDIRI

2009 May 27
by bwfitri

Kekhawatiran dan kecemasan merasuki alam pikiran saya, ketika memperhatikan sistem pendidikan nasional, dimana sistem pendidikan yang tengah berjalan menghasilkan sumberdaya lulusan yang mengantri menjadi calon tenaga kerja, yang pada akhirnya tercipta pengangguran ketika jumlah lapangan kerja lambat mengantisipasinya.

Sistem pendidikan nasional ternyata tidak menyediakan ruang yang cukup bagi lulusan SMA untuk meningkatkan darajat keilmuannya, sebab ternyata biaya kuliah yang begitu tinggi sehingga tidak dapat dijangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan menengah kebawah, jikalau harus memaksakan maka pinjaman melalui perbankan dengan tingkat bunga yang relatif tinggi menjadi alternatif, sehingga mengorbankan tingkat kesejahteraan keluarga. Namun kenyataan ini masih menyisakan sejumlah lulusan SMA yang tidak dapat mengakses Perguruan tinggi disebabkan tidak terdapat kemampuan untuk melakukannya.

Jumlah pengangguran lulusan SMA sebesar 3 812 522 orang (data statistik Indonesia Agustus 2008), menunjukan bahwa mereka tidak dapat akses ke perguruan tinggi serta tidak dapat terserap oleh lapangan kerja. Pada kondisi krisis ekonomi saat ini dimana sektor produksi melambat pertumbuhannya, bahkan dibeberapa budang usaha mengalami kemunduran dan penghentian produksi, maka akan tercipta jumlah pengangguran yang lebih banyak.

Adapun masyarakat yang dapat akses ke perguruan tinggi ternyata melahirkan kecemasan baru berupa ketimpangan yang besar antara perkembangan jumlah lulusan dengan perkembangan jumlah lapangan kerja, sehingga melahirkan pengangguran yang cukup besar dari para sarjana yakni Jumlah sebesar  598 318 orang (data statistik Indonesia Agustus 2008).

Sembarang saya berpikir, barangkali persoalan ini disebabkan karena pengembangan kurikulum berorientasi pasar kerja, sehingga keilmuan yang disajikan dalam kurikulum merupakan paket ilmu pengetahuan yang diadopsi dari kebutuhan perusahaan, bukan dari kebutuhan pembangunan ilmu pengetahuan dimasa yang akan datang, sehingga terlahir motivasi lulusan menjadi tenaga kerja karena pengembangan kurikulum di atas. Ditambah dengan klasifikasi kualitas perguruan tinggi dari badan akreditasi yang menekankan bahwa lulusan PT yang banyak terserap dilapangan kerja menjadi perguruan tinggi yang berkualitas. read more…

Benarkah kebijakan tingkat bunga dapat mengobati Inflasi ? (Sebuah catatan kritis terhadap Fisher Equation Theory)

2009 March 16
by bwfitri

ok

Berbagai kalangan moneteris meyakini bahwa instrumen kebijakan tingkat bunga (discount Policy) dapat dipergunakan sebagai alat untuk meredam laju inflasi dalam sebuah perekonomian. Hal ini ditampakkan dalam mekanisme : ”Jika tingkat bunga ditingkatkan, maka kecenderungan masyarakat meningkatkan jumlah tabungannya di lembaga keuangan perbankan, sehingga jumlah uang beredar akan menurun. Penurunan jumlah uang beredar dianggap sebagai faktor penyebab menurunnya tingkat inflasi dalam perekonomian”.
Mengamati mekanisme di atas, terdapat kecenderungan bahwa masyarakat memiliki refleksi yang tinggi terhadap perubahan tingkat bunga, serta diangpap bahwa masyarakat memiliki alternatif penggunaan uang yang ditujukan untuk memperoleh keuntungan (apakah ditanamkan dalam bentuk investasi, atau ditabungkan untuk memperoleh penghasilan bunga).
Apabila kebijakan tingkat bunga di atas diterapkan di negara berkembang seperti Indonesia yang sebagian besar pendapatan masyarakatnya hanya cukup untuk konsumsi dasarnya saja, bahkan tidak memadai untuk keperluan perumahan, kesehatan dan pendidikan, maka tidak akan efektif atau malah menjadi faktor yang semakin menurunkan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Selayaknya negara-negara berkembang menelaah ulang kebijakan tingkat bunga diterapkan dalam perekonomiannya, sebab : read more…

GOLPUT MEMASUKI RANAH IBADAH

2009 January 30
by bwfitri

golput1(gambar dari : gosippemilu.blogspot.com)
Keberanian MUI mengeluarkan fatwa “haram” terhadap pilihan nurani rakyat dalam melakukan hak tidak memilih calon legislatif dan calon pemimpin bangsa (golput) patut diapresiasi dengan segala kecermatan dan kehati-hatian.
Banyak kalangan menilai MUI sangat berani mengambil sikap menggiring umat Islam untuk menetapkan pemilihan umum sebagai ranah ibadah terhadap Alloh SWT.
Dengan berbagai konsekwensi yang akan ditanggung MUI, keberanian ini patut didorong agar MUI menjelaskan seberapa besar tanggungjawabnya terhadap kesalahan pilihan umat Islam Indonesia, apabila 5 tahun kedepan ternyata lahir pemimpin yang tidak mensejahterakan rakyat, serta terpilih anggota legislatif yang masih doyan korupsi.
Urun rembuk kami dalam masalah ini, dengan harapan umat Islam Indonesia tidak terjerumus pada wilayah haram, serta memilih pemimpin dan wakil rakyat dengan benar, disertai tanggungjawab penuh dari MUI untuk memberikan jalan kebenaran yang hakiki, maka kami mengusulkan :
1. Keluarkan fatwa lanjutan mengenai siapa Pemimpin dan Wakil rakyat yang layak dipilih oleh rakyat Indonesia, dengan tujuan agar rakyat Indonesia tidak salah memilih sehingga tidak melahirkan penyakit kepemimpinan nasional dimasa 5 tahun kedepan, juga agar masyarakat benar-benar terbimbing untuk memilih orang-orang yang mengusung kebenaran dan ketakwaan terhadap ALLOH SWT.
2. MUI harus bertanggungjawab merekomendasi calon pemimpin dan calon legislatif yang sesuai dengan Syari’ah Islamiah, untuk dipilih oleh rakyat Indonesia (khususnya Umat Islam).
3. MUI harus bertanggungjawab terhadap kesalahan rakyat Indonesia apabila hasil pilihan mereka menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang tidak Rahmatan fil Alamin, ketika MUI ternyata tidak bertanggungjawab memberikan petunjuk calon pemimpin dan calon anggota Dewan yang layak dipilih dan dijamin sesuai dengan Syari’ah Islamiah.
4. Apabila ternyata Rekomendasi MUI mengenai calon Pemimpin dan calon anggota Dewan dalam praktiknya merupakan orang yang tidak amanah, maka kami umat Islam akan menyerahkan kesalahan tesebut kepada MUI untuk dipertanggungjawabkan Dunia Akhirat.

Urun rembuk di atas merupakan kasih sayang kami agar lembaga mulia seperti MUI tidak dijebak oleh kepentingan yang menginginkan Islam dicemooh karena sebuah ketergelinciran.

Kaum Yahudi Frustasi

2009 January 10
by bwfitri

palestina

cheekymonkey.vox.com

Dunia mencibir dan jengah melihat tingkah polah Israel yang berprilaku seperti bocah cengeng yang takut mainannya direbut orang lain dan menangis ketika orang lain memiliki mainan yang diinginkannya. Dan selalu tidak tenang ketika ancaman mengitarinya, padahal ancaman ada karena kelakuan buruk yang dilakukannya.

Sepanjang sejarah perilaku mereka selalu menyimpang dari tuntunan dan kebaikan, seperti ketika mereka mengingkari kenabian Musa AS dengan membuat sesembahan sapi emas. Hal ini sedang menunjukan bahwa kehendak dan impian mereka adalah meraup emas sebanyak-banyaknya, dan selalu memprovokasi pihak lain untuk ikut serta menggapai impian serakahnya. Mereka adalah segolongan kaum pengecut yang tidak berani berbuat dengan tangannya sendiri, dalam setiap perbuatannya mereka selalu mengajak pihak lain bahkan keinginannya pihak lainlah yang berbuat untuk kepentingannya, ketika mereka yang berbuat sendiri maka senantiasa berlindung kepada kelompok lain untuk melegalisasi perbuatannya.

Untuk mewujudkan impian dan keinginannya, mereka berupaya mencari sumber dana dengan tanpa kerja kerja, namun upaya mereka melalui metode BRAIN STORMING lewat teori-teori yang disebar luaskan pada perguruan-perguruan tinggi di seuruh dunia, dan dipublikasi melalui media massa dunia, seolah teori-teori tersebut serta kampanye HAk Azazi Manusia model mereka merupakan hal yang sangat lmiah dan sagat azazi. Upaya ini sangat efektif, sehingga cara berpikir masyarakat duniatanpa terasa tergusur oleh propaganda ilmiah mereka. read more…

KRISIS KEUANGAN “TANGGUNG JAWAB OTORITAS MONETER ?”

2009 January 2
tags: ,
by bwfitri

evil
www.wretch.cc
Sikap pesimis berbagai kalangan menghadapi perekonomian dunia semakin tinggi, para pelaku ekonomi dihadapkan kepada prediksi terjadi krisis ekonomi dunia yang berkepanjangan, dan negara berkembang seperti Indonesia akan merasakan krisis pada Tahun 2009 ini.
Langkah nyata yang telah dilakukan beberapa negara untuk keluar dari krisis diantaranya melalui kebijakan moneter berupa penurunan tingkat bunga, bahkan Bank Sentral USA dan Jepang memberlakukan tingkat bunga 0%. Fenomena ini sedang menunjukan bahwa kebijakan penerapan suku bunga 0% akan meningkatkan gairah investasi, serta meningkatkan daya beli masyarakat yang telah kadung terjebak dalam mekanisme perbankan.
Berbagai analisis moneter dunia terutama kebijakan moneter Islam, telah mencermati bahwa tingkat bunga merupakan faktor penyebab terjadinya krisis ekonomi. Para ekonom Islam meyakini bahwa penerapan tingkat bunga pada lalu lintas pembayaran merupakan aktivitas yang menyimpang dari petunjuk Al’Qur’an, sehingga krisis keuangan global yang menimpa negara-negara yang memberlakukan tingkat bunga sebagai harga uang dalam lalu lintas pembayaran merupakan konsekwensi kebutaan pelaku ekonomi dunia terhadap indikasi negatif dari pelaku tingkat bunga tersebut. read more…

Model Persaingan Usaha Modern Penyebab Inefisiensi Perekonomian Dunia

2008 December 4
tags:
by bwfitri

hantu1

Dunia usaha pada masa milenia ini dihantui oleh berbagai teori yang mengedepankan konsep persaingan usaha yang menghilangkan nilai-nilai kerjasama antar manusia, sekaligus menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan yang hakiki. Model persaingan usaha dikembangkan lebih banyak kepada pembunuhan saingan usaha, hal ini disebabkan oleh tokoh-tokoh/ahli marketing menawarkan teori perang dalam membangun teori marketingnnya.
Dampak teori tersebut sesungguhnya telah membangun sistem monopoli perdagangan yang sangat jahat, sehingga berbagai upaya penghancuran karakter pengusaha pesaing selalu diutamakan, bahkan produk-produk yang menghancurkan sebuah inovasi dari pesaing senantiasa dikobarkan (contoh : pembuatan virus komputer, serta hal lain yang dengan sengaja untuk menenggelamkan pesaing dari dunia persaingan usaha).
Maksud sebuah strategi marketing pada akhirnya diarahkan agar konsumen berpihak kepada perusahaan miliknya, sehingga keuntungan usaha diperoleh maksimal meskipun terdapat kerugian ekonomi bagi perekonomian sebuah Negara maupun perekonomian dunia.
Persaingan usaha yang ditujukan untuk memenangkan persaingan usaha, menimbulkan dampak terjadinya pengangguran sumberdaya, artinya semakin sedikit perusahaan yang menang dalam persaingan usaha maka semakin banyak jumlah pengangguran tenaga kerja yang bekerja pada perusahaan yang kalah bersaing, demikian pula halnya dengan sumberdaya lainnya (menurunnya pengunaan modal, serta pengangguran sumberdaya alam).

read more…

Batu Mi’radj Nabi Muhammad melayang di udara

2008 November 27
tags:
by bwfitri

untitled

Terlepas dari berbagai kontroversi mengenai palsu dan tidaknya gambar  di atas, namun hikmah dari visualisasi, serta gambaran berita di dalamnya, menuntun kita untuk senantiasa menelusuri sejarah perjuangan dan Perjalanan Rosul Muhammad yang memuncakkan akidah Islamiah di setiap sanubari Muslim Dunia. Barangkali banyak terdapat beberapa artifak dan lembaran-lembaran sejarah yang masih berserakan namun dipergunakan oleh orang-orang didak sesuai bagi peruntukannya, sehingga gejala tidak harmonis antar umat beragama di dunia semakin meruncing.

Sangat  besar manfaatnya jika segala lembar sejarah terkuak dan dipublikasi dengan benar, maka fundamen kehidupan masa lalu akan menjadi petunjuk bagi kesejahteraan hidup umat manusia di masa mendatang.

…………………………………………………………………………………………………………………

Bukti kebesaran Allah SWT batu tempat duduk Nabi Muhammad SAW saat Isra Mi’raj sampai kini masih tetap melayang di udara. Pada saat Nabi Muhammad mau Mi’raj batu tsb ikut, tetapi Nabi SAW menghentakan kakinya pada batu tsb, maksudnya agar batu tsb tak usah ikut.   Kisah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tentang batu gantung tsb yang berada dalam masjid Umar (Dome of the Rock) di Lingkungan Masjidil AQSHA di Yarusalem
ini foto dari teman saya sewaktu melawat Al Aqsa (yg sebenarnya) diJerusalem, Subhanallah


foto ini bisa lolos karena tidak diketahui oleh pihak israel yg menjaga tempatnya dengan sangat ketat.


Sampai sekarang mesjid dome of rock ditutup untuk umum, dan Yahudi membuat mesjid lain Al Sakhra tak jauh disebelahnya dengan kubah “emas” (yg sering terlihat di poster2 yg disebarkan ke seluruh dunia dimana2) dan disebut sebagai Al Aqsa, untuk mengelabui ummat islam dimana mesjid Al Aqsa yang sebenarnya, yang Nabi Muhammad SAW pernah sebutkan Al Aqsa sebagai “mesjid kubah biru”.


Saat ini mesjid Al Aqsa yg sebenarnya sudah diambil alih oleh israel
dan rencananya mau dihancurkan untuk diganti sebagai temapat ibadah mereka karena bersebelahan dengan tembok ratapan. (from: http://thomz-007.blog.friendster.com/)

Antisipasi Menghadapi Perang Dunia Ke Tiga

2008 November 24
by bwfitri

imagesforum.detik.com

Gagalnya negara-negara mengakomodasi pluralisme penduduknya menjadi sebuah kebijakan komprehensif yang melindungi rakyat mencapai keadilan, kesejahteraan, dan keamanan. Gagalnya negara-negara memaksimalkan potensi sumber daya dalam negeri untuk kemakmuran rakyatnya, serta besarnya intervensi asing terhadap kebijakan politik, keamanan, ekonomi dan sosial. Menunjukan bahwa negara-negara tersebut telah kehilangan kekuatannya untuk melindungi rakyat dari berbagai intimidasi asing dan penguasaan asing terhadap berbagai warna kehidupan berbangsa dan berbudaya.

Kebijakan beberapa negara besar di dunia memiliki kepentingan besar terhadap negara lain untuk melindungi kepentingan dalam negerinya melalui imperialisme ekonomi. Berbagai upaya teori yang dipublikasi dan disebarkan melalui berbagai lembaga pendidikan di dunia serta penciptaan lembaga-lembaga pemberi penghargaan dari penemuan teori ilmiah yang mendukungnya, semakin mempertajam kuatnya imperialisme intelektual. Sehingga bentuk penjajahan yang terjadi pada saat ini adalah penjajahan penguasaan sumberdaya dan intelektual. read more…

The Secret Law of Attraction (By Lex dePraxis)

2008 October 28
tags:
by bwfitri

gzar.com

Apakah ketertarikan dapat diukur? Bagaimana caranya membuat seseorang lebih tertarik pada Anda? Apa yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan faktor kemenarikan Anda? Mengapa ketertarikan seseorang pada Anda bisa datang dan pergi begitu saja? Anda akan menemui jawaban semua pertanyaan di atas dan berbagai hal terkait lainnya dalam tulisan The Secret Law of Attraction ini.

Perlu diperhatikan dua poin berikut: (a) Artikel ini hanya menjelaskan tentang meningkatkan, melipatgandakan ketertarikan yang sudah ada, bukannya tentang apa ketertarikan itu sendiri atau bagaimana menciptakannya. Penjelasan spesifik mengenai elemen pencipta attraction hanya bisa dipelajari dalam live workshop. (b) Artikel ini berbicara tentang Law of Attraction dalam konteks dinamika sosial antar pria-wanita, bukannya Law of Attraction seperti yang biasa Anda dengar di tren omong kosong The Sampah The Secret oleh Rhonda Byrne dkk.

Sekalipun artikel The Secret Law of Attraction ini terfokus pada realita romansa, poin-poin yang saya jabarkan merupakan hasil komtemplasi yang diinspirasikan oleh sejumlah buku berbagai topik umum yang pernah saya baca, terutama Language & Gender (Penelope Eckert), The Advertised Mind (Eric Du Plessis), dan Recode – Your Change DNA (Rhenald Kasali). Saya sangat merekomendasikan ketiga buku di atas bagi Anda yang ingin belajar lebih banyak tentang manusia. Jadi tanpa berpanjang-panjang lagi, saya mendefinisikan formula Law of Attraction sebagai berikut: tingkat ketertarikan merupakan jumlah total dari dari seluruh perasaan, asosiasi, dan memori yang terhubung dengan Anda. Dalam bahasa Inggris terdengar lebih manis: attraction level is the sum of all feelings, associations, and memories related to you. Jadi jawaban yang pertama untuk pertanyaan di awal artikel ini adalah: ya, ketertarikan dapat diukur melalui tiga buah variabel, yaitu Perasaan (feelings, atau simbol F), Asosiasi (associations, atau simbol A), dan Memori (memories, atau simbol M). Semakin tinggi nilai FAM yang Anda berikan, semakin meningkat faktor kemenarikan Anda dan membuatnya semakin tertarik pada Anda. Sekalipun formula Law of Attraction itu sepertinya sederhana saja, namun bukan berarti disadari banyak orang. Ada tiga jenis troubleshooting yang terjadi seputar kiat-kiat dan advis yang sering beredar tentang cara menarik lawan jenis ke dalam kehidupan Anda.

 

Yang pertama adalah ketidaktahuan akan adanya sinergi antar dua faktor: yakni perlunya elemen pencipta ketertarikan (yang tidak akan dibahas dalam artikel ini) dan elemen peningkat ketertarikan (yakni FAM di atas). Jika Anda belum menjadi seorang pribadi yang menawan di mata lawan jenis, maka dia tetap tidak akan jadi tertarik pada Anda tidak peduli seberapa tinggi FAM yang Anda berikan. Demikian juga sebaliknya, hubungan Anda dengan sang lawan jenis tidak akan mengalami pertumbuhan apa-apa jika Anda hanya mengandalkan ketertarikan awal tanpa didukung oleh nilai variabel FAM.

Kelanjutan artikel ini dapat anda baca atau copy pada : the-secret-law-of-attraction4

 

DAMPAK KATA TERHADAP KUALITAS KEHIDUPAN

2008 October 22
tags:
by bwfitri

www.theartly.com

 Sebaiknya kita semua mulai mengendalikan Kata-kata yang keluar dari mulut kita dengan Kata-Kata yang Positif dan Baik.
Setelah mendengarkan info tentang pengaruh Kata-Kata Negatif terhadap Air yang ditulis dalam buku “ The Hidden Messages in Water “ karya Masaru Emoto dan pada halaman 31 buku tersebut disebutkan tentang banyaknya orang yg melakukan percobaan, sayapun tertarik untuk melakukannya sbb:

1.       Tempatkan Nasi sisa yg sdh didiamkan semalaman kedalam 2 toples dgn jumlah yg sama, kemudian ditutup rapat.

2.       Masing-masing toples di tempelin label yg berisi kata2 sbb:

3.       Toples A : “ Kamu Pintar, Cerdas, Cantik, Baik, Rajin, Sabar, Aku Sayang Padamu, Aku Senang Sekali Melihatmu, Aku Ingin Selalu di dekatmu, I LOVE YOU, Terima Kasih.

4.       Toples B : “ Kamu Bodoh, Goblok, Jelek, Jahat, Malas, Pemarah, Aku Benci Melihatmu, Aku Sebel Tidak mau dekat dekat kamu “

5.       Botol 2 ini saya letakkan terpisah dan pada tempat yg sering dilihat, saya pesan pada istri, anak, dan pembantu untuk membaca label pada botol tersebut setiap kali melihat botol2 tersebut.

6.       Dan inilah yang terjadi pada nasi tersebut setelah 1 minggu kemudian :


Nasi dalam botol yg di bacakan kata-kata Negatif ternyata cepat sekali berubah menjadi busuk dan berwarna hitam dgn bau yg tidak sedap.
Sedangkan Nasi dalam botol yg di bacakan kata-kata Positif masih berwarna putih kekuningan dan baunya harum seperti ragi.
Nah Silahkan teman-teman mencobanya sendiri.

Kalau di buku di katakan ada yg mencoba dgn tiga botol dimana botol ketiga tidak di beri label apa2 alias diabaikan / tidak diperdulikan, dan ternyat beras dlm botol yg diabaikan membusuk jauh lebih cepat dibandingkan botol yg dipapar kata “ Kamu Bodoh”.

Bayangkan apa yang akan terjadi dengan anak-anak kita, pasangan hidup kita, rekan-rekan kerja kita, dan orang-orang disekeliling kita, bahkan binatang dan tumbuhan disekeliling kita pun akan merasakan efek yang ditimbulkan dari getaran-getaran yg berasal dari pikiran, dan ucapan yang kita lontarkan setiap saat kepada mereka.

Maka sebaiknya selalulah sadar dan bijaksana dalam memillih kata-kata yg akan keluar dari mulut kita, demikian juga kendalikanlah pikiran-pikiran yg timbul dalam batin kita.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.
Note : jika anda merasa tulisan ini bermanfaat utk orang lainnya silahkan forward sebanyak2nya kepada rekan2 anda, semoga dapat menimbulkan hal yg bermanfaat buat mereka. Terima kasih.

 

Sumber : Dr. Ade Komaludin, Calon Anggota DPR RI Dapil Tasik Garut.

  • Pages

  • Meta

  •  

    February 2010
    M T W T F S S
    « Jan    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
  • ruang keleluasaan

  • Recent Posts

  • bwfitri-twitties